
Ilustrasi lingkungan kerja yang toxic (freepik)
JawaPos.com – Tidak bisa dipungkiri bahwa tempat kerja yang toxic sangat melelahkan terutama secara emosional dan bahkan bisa menyebabkan stres, konflik dan efek negatif.
Anda mungkin mendapati diri Anda berhadapan dengan kritik terus-menerus, merasa tidak dihargai atau bahkan menyaksikan perilaku yang kurang etis.
Ini bukan sekadar tentang tidak menyukai pekerjaan Anda namun hal ini lebih mendalam dan dapat berdampak serius pada kesehatan mental Anda.
Secara psikologi, ada tanda-tanda yang menunjukkan lingkungan kerja yang toxic sebagaimana dilansir dari laman The Vessel, Senin (29/7) sebagai berikut :
1. Kritik terus-menerus dan kurangnya penghargaan
Salah satu tanda utama Anda bekerja di lingkungan toxic adalah banyaknya kritik tanpa ada apresiasi dari usaha Anda.
Anda mungkin mendapati diri Anda berupaya mencapai kesempurnaan bukan karena keinginan untuk mencapai keunggulan tetapi karena takut ditegur.
Kritik terus-menerus ini dapat membuat Anda merasa tidak dihargai dan meragukan kemampuan Anda.
Ini bukan soal kasus bos yang mengharapkan standar tinggi namun tentang menciptakan suasana di mana karyawan merasa tertekan dan cemas terus-menerus yang dapat berdampak serius pada kesehatan mental Anda.
Pada dasarnya Anda tidak seharusnya terus-menerus hidup dalam ketakutan akan kesalahan atau merasa tidak dihargai.
Artinya tempat kerja Anda seharusnya menjadi tempat yang mendukung pertumbuhan bukan malah merendahkan harga diri Anda.
2. Lingkungan penuh persaingan daripada kerja sama
Ada batasan tipis antara persaingan yang sehat dan budaya toxic yang mengadu domba karyawan.
Di tempat kerja yang toxic sering kali ada perasaan yang kuat bahwa setiap orang hanya untuk dirinya sendiri.
Kerja sama tim digantikan oleh agenda individu dan upaya untuk mengalahkan satu sama lain bahkan sering kali mengorbankan tujuan tim secara keseluruhan.
Alih-alih bekerja sama agar berkembang dan tumbuh bersama, Anda justru mendapati diri Anda berasal di medan perang dan terus-menerus berusaha melindungi ide-ide Anda agar tidak dicuri.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
