
Ilustrasi merawat pakaian merupakan salah satu cara dalam menerapkan slow fashion yang berkelanjutan./Pinterest
JawaPos.com - Pada dasarnya praktek slow fashion telah dilakukan sejak dahulu, orang-orang memilih menjahit pakaian mereka sendiri atau membeli pakaian yang daya tahan dan kualitasnya tinggi sebagai prinsip slow fashion.
Namun, seiring berjalannya waktu, perubahan tren dan kondisi bisnis global, slow fashion perlahan menghilang tergantikan fast fashion.
Tapi tahukah kalian, konsep slow fashion tidak hanya fokus pada pemakaian yang lama dengan kualitas yang tinggi suatu pakaian, tetapi konsep ini juga berorientasi pada produk yang ramah lingkungan.
Berdasarkan yang dilansir dari situs Zero Waste Indonesia, Senin (8/7) disebutkan bahwa slow fashion sendiri merupakan praktik dalam fashion yang didasari atas produksi dan pemakaian pakaian dalam rentang waktu yang lama, daya tahan dan kualitas yang tinggi, proses produksi yang beretika serta ramah lingkungan.
Tidak berfokus pada kecepatan produksi massal layaknya fast fashion, tapi praktik slow fashion yang diprioritaskan adalah kualitas bukan kuantitas.
Slow fashion menjadi sebuah pendekatan untuk melihat fashion dari kacamata baru dengan lebih berkesadaran (mindful).
Sederhananya, fokus slow fashion adalah pada bagaimana menjadikan seluruh proses dari produksi hingga konsumsi menjadi berkelanjutan.
Termasuk perlakuan kepada pekerjanya dan dampak yang ditimbulkan bagi lingkungan sekitar.
Nah, berdasarkan yang dilansir dari laman Talk Sustainable, Senin (8/7), disebutkan bahwa ada beberapa cara yang perlu dilakukan saat baru memulai menerapkan slow fashion ini, yaitu sebagai berikut:
1. Mengubah Cara Pandang dan Miliki Mindset Peduli Lingkungan
Menginginkan pakaian baru tidak berarti harus membeli baju baru. Pakaian baru juga bisa didapatkan dari hasil bertukar, menyewa, ataupun membeli preloved (baju bekas).
Dengan menjalankan cara tersebut kita berkontribusi dalam memperpanjang umur pakaian hingga 9 bulan dan yang paling penting adalah mengurangi emisi karbon global sebesar 20-30 persen.
2. Memaksimalkan Penggunaan Pakaian Yang Telah Dimiliki
Belajar bijak dalam menggunakan pakaian yang ada dalam lemari merupakan salah satu cara sederhana menerapkan konsep slow fashion.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
