5 ciri kepribadian yang sering ditunjukkan oleh psikopat (pexels)
JawaPos.com - Ketika mendengar kata "psikopat," kebanyakan dari kita mungkin membayangkan sosok pembunuh sadis yang menebar teror. Namun, kenyataannya, psikopat jauh lebih umum daripada yang kita kira.
Penelitian menunjukkan bahwa satu dari 22 orang adalah psikopat, yang berarti mereka ada di sekitar kita dalam kehidupan sehari-hari, di tempat kerja, di lingkungan sosial, dan bahkan mungkin dalam hubungan pribadi.
Psikopat bukanlah kondisi hitam-putih, melainkan spektrum dengan berbagai karakteristik yang berbeda. Mereka mungkin tidak semuanya merupakan ancaman fisik, tetapi banyak dari mereka dapat menyebabkan kerusakan emosional, finansial, dan mental yang signifikan.
Beberapa jenis psikopat mungkin lebih berbahaya dari yang lain, dan mengetahui perbedaan ini bisa membantu kita menghindari dampak negatif yang mereka timbulkan. Melansir Learning Mind, berikut ini adalah lima jenis psikopat yang jarang diketahui, namun sangat penting untuk dihindari dalam kehidupan kita sehari-hari.
1. God Complex
Psikopat dengan God complex alias Kompleks Tuhan memiliki keberanian tinggi, rendah kecemasan dan dominasi. Mereka sering ditemukan dalam profesi berisiko tinggi seperti ahli bedah. Namun, jika kurangnya kemampuan dikombinasikan dengan kepercayaan diri yang berlebihan, hasilnya bisa berbahaya, menyebabkan cedera parah atau bahkan kematian pada pasien.
2. CEO Kejam
Psikopat tipe ini memiliki keberanian, disinhibisi, dan kurangnya empati. Mereka cocok untuk peran kepemimpinan yang menawarkan status, kekuasaan, dan kontrol. Beberapa pemimpin bisnis menunjukkan perilaku manipulatif, kurang empati, dan sering merundung karyawan atau melakukan penipuan besar-besaran.
3. Penjahat Tidak Kompeten
Psikopat jenis ini memiliki tingkat disinhibisi tinggi dan kurang kemampuan perencanaan ke depan. Mereka sering melakukan kesalahan fatal yang menyebabkan penangkapan mereka, seperti terjebak dalam tindakan impulsif yang bodoh saat sedang melarikan diri dari hukum.
4. Penipu Cinta
Psikopat ini menggunakan pesona dan manipulasi untuk mengeksploitasi korban secara finansial. Mereka bermain peran sebagai kekasih yang perhatian, menggunakan taktik cinta dan cerita duka untuk mendapatkan simpati, dan akhirnya menipu korban mereka dari sejumlah besar uang.
5. Psikopat di Tempat Kerja
Psikopat di tempat kerja menggunakan diskriminasi gender, taktik bullying, dan humor agresif untuk menguasai lingkungan kerja. Mereka menciptakan suasana kerja yang beracun, yang berdampak buruk pada kesehatan mental rekan kerja. Karyawan di bawah pimpinan psikopat lebih mungkin mengalami perundungan dan pelecehan.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
