Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 24 Juni 2024 | 19.40 WIB

5 Langkah Memperbaiki Hubungan Pertemanan yang Hancur, Lakukan untuk Menyelamatkan Persahabatan

Ilustrasi: Seorang istri yang kecewa pada suaminya. (Freepik) - Image

Ilustrasi: Seorang istri yang kecewa pada suaminya. (Freepik)

JawaPos.com - Pertemanan yang hancur dan berakhir tanpa sisa bisa terjadi pada siapa saja. Hal ini biasanya terjadi karena masalah yang menimpa hubungan tersebut sangat besar dan tidak bisa dianggap sepele.

Hasilnya, orang yang berada dalam hubungan pertemanan tersbeut saling meninggalkan satu sama lain dan tidak berniat kembali.Akan tetapi, bagaimana kalau ada seseorang yang ingin memperbaiki hubungan pertemanan? Hal ini tentu tidak terjadi tanpa alasan. Ada beberapa hal yang membuat seseorang ingin memperbaiki hubungan pertemanan yang sudah retak atau hancur.

Misalnya, bisa saja hal yang menjadi masalah tersebut adalah salah paham, atau bahkan fitnah. Hal-hal penuh kebohongan tersebut tentu tidak boleh untuk mengakhiri sebuah hubungan berharga yang sudah terjalin bertahun-tahun lamanya.

Oleh karenanya, butuh sebuah cara untuk mengembalikan hubungan tersebut seperti semula. Berikut 5 langkah yang bisa kamu lakukan untuk memperbaiki hubungan pertemanan yang hancur:

1. Pikirkan Kembali Masalah

Langkah pertama dalam memperbaiki hubungan pertemanan adalah memikirkan kembali masalah yang membuat hubunganmu renggang atau hancur. Dilansir dari Symbis, kamu harus menimbang-nimbang apakah pertemanan tersebut layak untuk diperbaiki.

Hancurnya atau putusnya pertemanan tersebut dikarenakan masalah apa dan seberapa besar masalahnya. Apakah usaha yang kamu lakukan dalam memperbaikinya sebanding dengan persahabatan itu sendiri.

Selain itu, perlu menimbang siapa saja yang terlibat dan apa yang salah dalam permasalahan tersebut. Dilansir Social Self, kamu harus memahami masalah mendetail dan bertanya apa yang salah dalam hubungan tersebut untuk bisa memperbaikinya. Kamu juga harus mendengarkan tidak hanya satu sisi dari masalah tersebut.

2. Beri Jarak Waktu Sejenak

Segera setelah permasalahan terjadi, tidak bijak untuk langsung berusaha memperbaikinya. SIkap terburu-buru dalam membangun kembali pertemanan yang rusak bisa jadi tdiak sensitif bagi pihak yang bermasalah. Lebih jauh, kmau mungkin dianggap berpihak ke satu sisi dalam masalah tersebut.

Dilansir dari Up Journey, selalu ingat bahwa seseorang butuh waktu untuk memproses segalanya. Waktu yang dimaksud adalah untuk berpikir, memaafkan, bahkan waktu untuk membangun kembali pertemanan.

Bahkan terkadang, waktu bisa membantu pertemanna kembali seperti semula seperti tidak ada masalah. Dilansir dari Social Self, terkadang ternyata tidak ada masalah yang perlu diselesaikan untuk membangun kembali pertemanan.

3. Hubungi Pihak Terkait

Baik itu masalah yang kamu sebabkan atau orang lain, menghubungi lebih dahulu adalah sikap yang benar dan berhati besar. Dilansir dari Symbis, kmamu bisa memulai dengan menanyakan kesediaan menyelesaikan masalah melalui pesan media sosial atau menanyakan langsung.

Dilansir dari Social Self, kamu bisa langsung memilik waktu dan tempat yang sesuai untuk kalian bicara dari hati ke hati setelah ada kesediaan kedua belah pihak. Kamu bisa memilih tempat privat yang sesuai selera kalian berdua, terutama ketika kamu tahu pembicaraan ini akan jadi situasi yang emosional.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore