Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 14 Juni 2024 | 02.15 WIB

Waspada! Menurut Penelitian Orang Suka Bercermin Memiliki Gangguan Kepribadian Dysmorphic?

Ilustrasi orang yang sudah lama tak bercermin dan tersenyum . (Freepik) - Image

Ilustrasi orang yang sudah lama tak bercermin dan tersenyum . (Freepik)

JawaPos.Com - Bercermin adalah sebuah kebiasaan semua orang setiap hari nya. Setiap memulai kegiatan kebanyakan orang akan bercermin, hal itu dilakukan rata-rata empat hingga lima kali dalam satu hari.

Namun bagi beberapa orang bercermin adalah sebuah hobby ia akan menghabiskan waktu lama untuk melihat dirinya sendiri.

Dalam penelitian di jurnal Behavior research and therapy tahun 2001, pasien Body dysmorphic disorder (BDD) akan menghabiskan waktu lama hingga berjam-jam di depan cermin, namun belum banyak diketahui faktor-faktor pendukung perilaku tersebut.

Body dysmorphic disorder (BDD) adalah gangguan kesehatan mental dengan gejala obsesif karena merasa kurang penampilan pada penderitanya.

Dilansir dari ugm.ac.id, BDD biasanya ditandai dengan kekhawatiran yang berlebihan pada kekurangan dalam penampilannya.

Dampak negatif bercermin terlalu lama:

1. Terganggunya kesehatan mental, menghadap cermin terlalu lama beresiko meningkatkan gangguan BDD.

Mereka bisa berlebihan untuk menutupi kekurangan pada penampilanya. Semakin lama akan menimbulkan kecemasan dan tidak ada puasnya.

2. Meningkatkan sifat sombong, biasanya orang yang suka bercermin cenderung menjadi orang yang membutuhkan validasi.

Terlebih jika orang tersebut merasa puas terhadap validasi yang diberikan membuat ia akan sombong.

3. Membandingkan diri, jika hanya melihat kekurangan pada dirimu itu akan beresiko kamu suka membandingkan dirimu dengan orang lain.

Perasaan yang timbul seperti iri dan cemburu akan berdampak buruk pada otak.

4. Membenci diri sendiri, ketidakpuasan terhadap diri, merasa terus kurang akibat dari terus bercermin. Dampak nya kamu akan menjauh dari suatu kelompok san lebih menyendiri.

5. Hanya fokus pada kekurangan, tidak masalah jika kamu tidak berlebih namun disaat itu berlebihan bisa membuat dirimu hanya fokus pada kekurangan dan tak ada harapan fokus di hal lain seperti pekerjaan, dan mimpi.

Dalam penelitian, jika ia mendapat citra dari orang lain buruk, saat ia melihat ke cermin dalam waktu lama sendirian akan mempengaruhi dirinya lebih menggap dirinya lebih rendah dari yang orang pikirkan.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore