
Ilustrasi rekan kerja yang hobi flexing./(Unsplash.com/charlesdeluvio)
JawaPos.com - Flexing atau pamer merupakan fenomena yang marak terjadi, seiring perkembangan media sosial jadi wadah bagi orang yang hobi flexing khususnya dari segi harta yang dimiliki.
Orang yang hobi flexing juga kerap memamerkan pencapaiannya, sehingga dapat berdampak negatif pada lingkungan sekitar dan biasanya orang seperti itu kurang disukai teman-temannya.
Dilansir dari laman Artikel Kita Lulus, ada beberapa penyebab orang yang hobi flexing diantaranya karena rasa insecure, mencari perhatian, mencari validasi, tekanan sosial, kurang berempati, dan lain-lain.
Dikutip dari laman artikel Glints, ciri-ciri orang yang hobi flexing adalah menjilat orang lain terutama atasan, tak ingin terlihat bodoh, narsistik, dan tak ingin melihat orang lain dapat kesempatan yang sama.
Orang yang hobi flexing ini juga terkadang ditemukan di lingkungan kerja, rekan seperti itu bisa mengganggu pada pekerjaan sekaligus kehidupan pribadimu.
Terdapat 3 cara elegan yang bisa dicoba untuk menghadapi rekan kerja yang hobi flexing, tanpa harus membuang waktu atau energi dan membalasnya dengan cara yang sama, diantaranya :
1. Berhati-hati Ketika Berbicara
Seorang yang hobi flexing selalu mencari perhatian, ketika mengabaikannya tak membuat ia jera begitu saja.
Salah satu cara terbaik adalah dengan memuji kepada objek yang ia kerjakan dan berhati-hati dalam memilih kata.
2. Berikan Data
Berikan informasi berupa metrik atau data yang akurat ke rekan kerja yang hobi pamer untuk menunjukkan bahwa dirinya sudah sebaik yang ia pikirkan agar membantunya dalam evaluasi serta pengembangan diri.
3. Hindari Berkompetisi
Jika rekan kerja selalu menunjukkan prestasi atau pencapaiannya kepadamu, maka sering timbul rasa ingin berkompetisi. Tapi hal tersebut akan menjadikan lingkungan kerja yang tak sehat dan hanya membuang-buang energi.
Rekan kerja yang hobi flexing pastinya akan mengganggu situasi pertemanan di kantor, bahkan bisa menjadi ejekan ketika berada di belakangnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
