
Ilustrasi teman yang toxic/(Freepik.com/freepik)
JawaPos.com - Hubungan dengan teman yang baik dapat memberikan dampak positif pada kehidupan seseorang, teman seringkali menjadi tempat curhat, kawan bermain, serta orang yang mendukung pada setiap kondisi.
Dikutip dari laman Artikel Universitas Negeri Surabaya, pertemanan yang sehat melibatkan perilaku saling respek, saling membantu, dan pastinya akan menjaga kesehatan mental temannya yang lain.
Namun pada kenyataannya, ada juga yang terjebak hubungan dengan teman toxic sehingga bingung cara menyikapi dan menghadapinya. Tapi kehadirannya membuat diri sendiri terganggu bahkan terbebani.
Ciri teman toxic diantaranya adalah suka merendahkan, mempermainkan dan menjadikan teman lainnya sebagai bahan gosip. Mereka yang toxic akan menjelekkan temannya demi mengangkat keunggulan pribadi.
Jika dibiarkan lama, teman toxic ini akan mengganggu pada kesehatan mental seseorang sehingga banyak drama kehidupan yang ia bangun agar orang lain mudah terprovokasi olehnya.
Dilansir dari laman Artikel Universitas Medan Area, cara menyikapi teman yang toxic adalah pertama, dengan mengeluarkan mereka pada kehidupan anda dan beri jarak secara emosional.
Kedua, kurangi menceritakan hal-hal yang menyangkut pribadi kepada teman toxic. Karena bisa jadi rahasia anda akan jadi bahan gosip dengan orang lain, mereka pun tak segan untuk membongkar aib temannya.
Ketiga, menyibukkan diri dengan hal lain untuk membuat alasan bahwa anda tak bisa bertemu dengannya. Hal ini cukup efektif untuk menjauh dengan cara perlahan.
Keempat, mulai bersosialisasi dan beraktivitas dengan teman lain yang akan membawa dampak positif pada kehidupan anda. Contohnya mampu meredakan stres bersama dengan yoga, meditasi, atau main ke tempat-tempat seru.
Kelima, bila teman toxic ini cukup parah dan mengganggu keseharian anda maka segera ambil tindakan untuk konsultasi ke psikolog, konselor, maupun psikiater.
Mereka yang toxic akan sibuk mencari teman baru untuk jadi korban selanjutnya, karena tipe orang seperti itu sulit memiliki teman yang loyal, bahkan banyak menjauhinya.
Teman yang memberikan dampak positif pada kehidupan anda akan menjaga kestabilan emosional, serta mengurangi drama-drama kehidupan yang terjadi. Terutama ketika sudah beranjak dewasa.
Usia semakin dewasa, semua orang mempunyai kerumitan hidup masing-masing sehingga dapat memilih dan memilah pertemanan yang baik, serta tidak banyak ikut campur dalam urusan pribadi.
Teman yang sejati tak akan meninggalkan anda dalam kondisi atau situasi apapun, ia tak memaksa untuk selalu berkabar atau bertemu setiap waktu, sekalinya bertemu ia akan memberikan energi positif.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
