Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 Juni 2024 | 05.56 WIB

Cara Menyikapi Teman yang Toxic, Penting untuk Kesehatan Mental dan Mengurangi Drama Kehidupan

Ilustrasi teman yang toxic/(Freepik.com/freepik) - Image

Ilustrasi teman yang toxic/(Freepik.com/freepik)

JawaPos.com - Hubungan dengan teman yang baik dapat memberikan dampak positif pada kehidupan seseorang, teman seringkali menjadi tempat curhat, kawan bermain, serta orang yang mendukung pada setiap kondisi.

Dikutip dari laman Artikel Universitas Negeri Surabaya, pertemanan yang sehat melibatkan perilaku saling respek, saling membantu, dan pastinya akan menjaga kesehatan mental temannya yang lain.

Namun pada kenyataannya, ada juga yang terjebak hubungan dengan teman toxic sehingga bingung cara menyikapi dan menghadapinya. Tapi kehadirannya membuat diri sendiri terganggu bahkan terbebani.

Ciri teman toxic diantaranya adalah suka merendahkan, mempermainkan dan menjadikan teman lainnya sebagai bahan gosip. Mereka yang toxic akan menjelekkan temannya demi mengangkat keunggulan pribadi.

Jika dibiarkan lama, teman toxic ini akan mengganggu pada kesehatan mental seseorang sehingga banyak drama kehidupan yang ia bangun agar orang lain mudah terprovokasi olehnya.

Dilansir dari laman Artikel Universitas Medan Area, cara menyikapi teman yang toxic adalah pertama, dengan mengeluarkan mereka pada kehidupan anda dan beri jarak secara emosional.

Kedua, kurangi menceritakan hal-hal yang menyangkut pribadi kepada teman toxic. Karena bisa jadi rahasia anda akan jadi bahan gosip dengan orang lain, mereka pun tak segan untuk membongkar aib temannya.

Ketiga, menyibukkan diri dengan hal lain untuk membuat alasan bahwa anda tak bisa bertemu dengannya. Hal ini cukup efektif untuk menjauh dengan cara perlahan.

Keempat, mulai bersosialisasi dan beraktivitas dengan teman lain yang akan membawa dampak positif pada kehidupan anda. Contohnya mampu meredakan stres bersama dengan yoga, meditasi, atau main ke tempat-tempat seru.

Kelima, bila teman toxic ini cukup parah dan mengganggu keseharian anda maka segera ambil tindakan untuk konsultasi ke psikolog, konselor, maupun psikiater.

Mereka yang toxic akan sibuk mencari teman baru untuk jadi korban selanjutnya, karena tipe orang seperti itu sulit memiliki teman yang loyal, bahkan banyak menjauhinya.

Teman yang memberikan dampak positif pada kehidupan anda akan menjaga kestabilan emosional, serta mengurangi drama-drama kehidupan yang terjadi. Terutama ketika sudah beranjak dewasa.

Usia semakin dewasa, semua orang mempunyai kerumitan hidup masing-masing sehingga dapat memilih dan memilah pertemanan yang baik, serta tidak banyak ikut campur dalam urusan pribadi.

Teman yang sejati tak akan meninggalkan anda dalam kondisi atau situasi apapun, ia tak memaksa untuk selalu berkabar atau bertemu setiap waktu, sekalinya bertemu ia akan memberikan energi positif.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore