Kebiasaan selingkuh ternyata bisa disembuhkan./freepik
JawaPos.com - Selingkuh adalah masalah yang sering kali menghancurkan kepercayaan dan mengakibatkan luka emosional yang dalam, baik bagi pasangan maupun diri sendiri. Mungkin anda merasa terjebak dalam pola perilaku yang merusak ini dan ingin menemukan cara untuk berubah.
Kebiasaan selingkuh memang sulit dihentikan, peneliti menunjukan bahwa sekali orang selingkuh, maka 3 kali lebih besar kemungkinan mereka akan kembali selingkuh di masa depan. Kabar baiknya, perubahan diri berhenti dari kebiasaan selingkuh mungkin bisa terjadi jika anda benar-benar berniat untuk memperbaiki diri dan menjalin hubungan yang lebih sehat dan jujur.
Walaupun tidak ada yang mudah dalam menghadapi kesalahan masa lalu, terutama kebiasaan selingkuh yang menyangkut kesetiaan. Namun, dengan langkah-langkah yang tepat dan tekad yang kuat, anda dapat mengubah arah hidup anda dan memulai perjalanan menuju hubungan yang lebih bermakna. Menyadari dan mengakui bahwa anda ingin memperbaiki diri dengan berhenti dari kebiasaan selingkuh, adalah langkah pertama yang berani dan bijaksana.
Dalam perjalanan menuju kesetiaan dan kejujuran dalam sebuah hubungan yang berkomitmen, kami akan membagikan sejumlah tips efektif untuk membantu anda berhenti dari kebiasaan selingkuh. Dilansir dari laman Business Insider, pada Rabu (22/5), berikut 5 tips langkah yang dapat Anda lakukan untuk berhenti dari kebiasaan selingkuh jika Anda masih terikat dalam sebuah hubungan :
Mengetahui alasan di balik kebiasaan selingkuh bisa menjadi langkah penting untuk menghentikan keinginan tersebut. Psikolog, Lori Beth, mengatakan bahwa anda perlu "menganalisis mengapa anda selingkuh" untuk memahami mengapa anda kesulitan menghentikannya.
Alasan selingkuh bisa bermacam-macam, mulai dari ketakutan terhadap komitmen, menghindari konflik seksual dengan pasangan, bertindak impulsif, ingin merusak hubungan utama, atau membalas dendam terhadap pasangan. Beberapa orang mungkin berselingkuh karena bosan atau bahkan berharap bahwa perselingkuhan yang terungkap bisa membawa gairah baru dalam hubungan yang mulai pudar. Mengetahui alasan spesifik di balik ketidaksetiaan anda bisa membantu menyelesaikan masalah dari akarnya.
“Membangun kembali kepercayaan sangat penting dan bisa memakan waktu lama, tetapi dimulai dengan keterbukaan sepenuhnya dan memastikan bahwa kata-kata anda sesuai dengan tindakan Anda setiap saat,” kata Susan Winter selaku relationship expert pada Elite Daily.
Mulailah dengan memberikan kata sandi media sosial anda kepada pasangan, saling berbagi jadwal, dan tidak masalah untuk berkomunikasi secara berlebihan tentang kehidupan sehari-hari anda. Menjaga kehidupan pribadi anda tetap terbuka secara sukarela bisa membantu anda dan pasangan membangun kembali kepercayaan yang sakral dan memperdalam kepercayaan hubungan anda.
Namun, setiap pertukaran informasi antara pasangan harus selalu dilakukan dengan persetujuan bersama. Transparansi tidak berarti melanggar kebebasan pribadi pasangan.
Daripada menggunakan perselingkuhan untuk memenuhi kebutuhan emosional atau seksual anda, cobalah membuat hubungan anda yang saat ini sedang dijalani menjadi seperti yang anda butuhkan agar tetap setia. "Pertahanan terbaik terhadap perselingkuhan adalah hubungan yang hebat," tulis terapis John Howard dalam Lifehack.
Ketika kebutuhan kita terpenuhi secara fisik dan emosional, kita tidak terlalu tertarik untuk mencari di tempat lain. Namun, penting untuk diingat bahwa orang kadang-kadang selingkuh terlepas dari keadaan hubungan mereka, dan jika pasangan anda selingkuh, itu bukan kesalahan anda.
Jika anda ingin memperbaiki hubungan saat ini, pastikan anda berkomunikasi dengan baik dengan pasangan tentang apa yang anda butuhkan dari hubungan tersebut. Juga, pastikan anda menunjukkan rasa respect kepada pasangan anda.
Jika anda benar-benar berkomitmen untuk tidak selingkuh lagi, pilihan yang baik mungkin mencari bantuan profesional. Pergi ke terapis bisa "menemukan akar masalah, dan berkomitmen untuk menyembuhkan kebutuhan obsesif untuk selingkuh," kata Winter kepada Elite Daily. Apakah anda pergi sendirian atau bersama pasangan, berbicara tentang perselingkuhan anda, alasan di baliknya, dan motivasi anda untuk berhenti bisa membantu anda menemukan strategi untuk menghentikan siklus kebiasaan selingkuh ini.
Mungkin saja hubungan tradisional yang hanya melibatkan 2 pihak tidak cocok untuk anda. Jika ini kasusnya, penting untuk melangkah mundur dan memutuskan apa yang sebenarnya anda cari dalam sebuah hubungan. "Hiduplah dengan jujur, dan terimalah kenyataan ini," kata Winter kepada Elite Daily.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
