
Ilustrasi orang yang dighosting dalam hubungan romantis./freepik
JawaPos.com - Ghosting dalam hubungan romantis dapat terjadi ketika seseorang tiba-tiba dan tanpa penjelasan menghentikan semua komunikasi dengan pasangan mereka.
Ini berarti bahwa mereka meninggalkan pasangan tanpa penjelasan atau penutupan, sehingga membuat seseorang merasa kebingungan, terluka, dan sering kali merasa ditolak secara emosional.
Orang yang cenderung melakukan ghosting dalam hubungan romantis sering kali menunjukkan pola perilaku tertentu yang mencerminkan ciri kepribadian mereka yang kompleks.
Dilansir dari Hack Spirit pada Selasa (14/5), terdapat 9 ciri kepribadian orang yang suka ghosting dalam hubungan romantis.
1. Tidak berani mengungkap kejujuran
Orang yang menghilang saat menjalin hubungan cenderung tidak berani jujur. Mereka tidak memiliki keberanian untuk menghadapi kenyataan atau mengkomunikasikan perasaan mereka dengan jujur kepada pasangan mereka.
Ini menunjukkan bahwa mereka memiliki pola perilaku yang menghindari tanggung jawab dan konfrontasi, dimana ini dapat menimbulkan keraguan dalam menjalin hubungan dengan orang seperti itu.
2. Tidak tahu apa yang diinginkannya
Orang yang tiba-tiba menghilang dalam hubungan cenderung tidak tahu apa yang mereka inginkan.
Mereka memiliki kecenderungan untuk bertindak impulsif dan tidak memiliki kejelasan tentang apa yang mereka cari dalam hubungan atau dalam hidup secara umum.
Ini bukam berarti bahwa mereka cenderung memiliki perilaku yang buruk, tetapi karena ia cenderung tidak memiliki pemahaman yang jelas tentang apa yang ia inginkan, dkqana adanya ketidakjelasan dan kebingungan dalam arah hidupnya.
Berada dalam hubungan dengan seseorang yang tidak tahu apa yang mereka inginkan dapat menjadi melelahkan dan tidak menjamin perasaan keamanan, karena mereka cenderung selalu mencari-cari sesuatu yang lebih baik dan tidak pernah puas dengan keadaan saat ini.
3. Selalu ingin menyenangkan orang lain
Pada awalnya, mereka cenderung menunjukkan minat pada pasangan mereka dan bahkan mengajak pasangan mereka untuk kencan karena mereka ingin membuat pasangan mereka bahagia.
Namun, ketika saat kencan semakin dekat, mereka merasa ragu dan akhirnya menghilang karena menyadari bahwa mereka hanya melakukannya untuk menyenangkan pasangan mereka, bukan karena mereka sungguh-sungguh tertarik atau berkomitmen.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022