
Ilustrasi seseorang yang stres saat bekerja.
JawaPos.com - Gejala stres merupakan kondisi yang umum terjadi pada setiap manusia sebab menjadi bagian yang alami. Setiap orang tentunya pernah merasakan atau mengalami stres tanpa melihat pria ataupun perempuan.
Namun, beberapa studi mengatakan ada perbedaan yang dialami perempuan ataupun pria ketika sedang stres. Pada jurnal Brain and Behaviour menyatakan bahwa perempuan akan mengalami stres hingga dua kali lipat dibandingkan pria. Hal ini didasari oleh faktor biologis psikologis dan sosial.
Dikutip dari laman Halodoc, secara umum saat seseorang mengalami stres, akan direspons tubuh dengan perubahan pada fisik maupun mental serta menyebabkan tubuh melepas hormon bernama adrenalin dan kortisol.
Sebenarnya, reaksi ini bukan hal yang buruk karena bisa membantu seseorang untuk keluar dari masalah yang terjadi. Namun walaupun demikian keadaan stres yang berlebihan tidak boleh dibiarkan begitu saja apalagi pada perempuan.
Berikut ini beberapa tanda gejala stres pada perempuan berdasarkan laman Centroholisticoph.com:
Emosional
Pada umumnya, orang yang mengalami kondisi yang sulit akan kesusahan mengendalikan suasana hati, hingga akan menjadi mudah tersinggung, gelisah, sedih, marah, cemas ataupun kewalahan.
Mengingat perempuan memiliki siklus haid, dengan tingkat hormon yang berbeda-beda akan turut menyumbangkan pengaruh pada kondisi hati dah produktivitas. Selain itu, kondisi perempuan seperti mengandung dan setelah melahirkan cenderung akan membuat wanita lebih mudah terkena stres.
Stres yang dialami dapat berupa stress normal hingga stress ekstrem. Misalnya saja ketika ibu baru yang kelelahan merawat anak dengan lingkungan yang kurang mendukung akan menyebabkan sang ibu merasa benci kepada anaknya, hingga hal-hal yang kurang menyenangkan pun terjadi.
Perilaku
Perempuan-perempuan yang mengalami stres, akan cenderung nekat dalam beberapa hal. Misalnya, dalam bersosial atau gaya hidupnya akan dipengaruhi tergantung taraf stress tersebut. Semakin buruk stress yang dialami maka semakin nekat pula pola hidup atau gaya hidup yang dijalani wanita.
Tak hanya itu, cukup sering kasus yang terjadi menyebabkan wanita-wanita rela melukai dirinya untuk meredakan stresnya, hal ini tentunya sudah sangat berbahaya, sehingga harus untuk dihindari sejauh mungkin.
Fisik
Perempuan dengan gangguan stres juga akan dapat terlihat dari fisiknya. Beberapa wanita akan mudah lapar dan malas gerak ketika dilanda stres sehingga menyebabkan kegemukan atau obesitas.
Perempuan yang justru sangat menghindari makan, tidak ingat, atau tidak selera makan karena pikirannya sedang disibukkan oleh kegiatan sehingga menyebabkan nutrisi yang diperlukan tubuh kurang, akhirnya wanita rentan terkena penyakit.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
