Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 1 Februari 2024 | 04.35 WIB

Jangan Sampai Kamu Tidak Peka! Ini 7 Tanda Serta Solusi Jika Atasan atau Bos Membencimu

Ilustrasi; Zodiak pemarah.(krakenimages.com on freepik)

JawaPos.com – Kita mungkin pernah mengalami kejadian canggung dengan atasan atau bos kita. Kecanggungan ini mungkin saja disebabkan oleh atasan atau bos yang benci kepada kita.

Jika atasan kita memiliki bias terhadap kita (disadari atau tidak), hal itu dapat berpengaruh pada semua interaksinya dengan kita.

Apakah itu tidak memberi kita jumlah pembinaan dan pengembangan yang sama seperti yang dia berikan kepada anggota tim yang lebih dia sukai, sehingga memberi kita lebih sedikit tugas yang menarik atau tidak penting, atau bahkan tidak menyadari apa yang telah kita lakukan dengan baik.

Perlakuan bias bos atau atasan ini dapat mempengaruhi cara kita diberi kompensasi dan apakah kita pada akhirnya mempertahankan pekerjaan kita.

Namun, mungkin sulit untuk mengetahui apakah atasan kita memiliki kepentingan yang sah dengan pekerjaan kita atau hanya punya masalah personal dengan kita.

Dilansir dari The Muse, Rabu (31/1) untuk mengetahui apakah atasan atau bos membenci kita terdapat beberapa tanda, berikut 7 tanda dan solusi yang dapat kita kulik dalam isu yang kerap terjadi ini:

1. Kita Sedang Dikelola Secara Mikro

Atasan atau bos memeriksa pekerjaan kita sebelum waktunya, mendiktekan atau memaksa detail yang dia percayai sebagai sesuatu yang harus untuk kita ketahui, dan secara umum menunjukkan kurang percaya diri bahwa kita akan melakukan pekerjaan kita dengan baik.

Pertama, pastikan atasan kita tidak memperlakukan orang lain dengan cara yang sama. Meskipun hal ini masih menjadi masalah (karena manajemen mikro tidak menyenangkan untuk dialami dan umumnya akan membuat kita kurang produktif), hal ini menunjukkan bahwa ini bukan tentang kita sama sekali, namun hanya sebuah contoh dari keterampilan manajemen bos atau atasan kita yang buruk.

Jika perilaku tersebut tampak terisolasi dalam hubungannya dengan kita, tanyakan pada diri kita apakah kita telah melakukan sesuatu yang menyebabkan kurangnya rasa percaya diri mereka tersebut.

Lalu tanyakan juga pada diri kita, apakah kita terlalu fokus pada tugas atau membuat kesalahan besar?

Jika iya, sadarilah bahwa manajer yang baik harus lebih terlibat, karena pada akhirnya tugasnya adalah memastikan bahwa pekerjaan dilakukan dengan baik dan kita telah memberinya alasan untuk tidak menganggap hal tersebut begitu saja.

Jika tidak, inilah saatnya bertanya pada atasan kita apakah ada sesuatu yang kita lakukan yang membuatnya merasa tidak bisa mempercayai kita dan bagaimana kita bisa bekerja dengan lebih mandiri.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore