
Ilustrasi rumah subsidi. (Antara)
JawaPos.com – Rumah termasuk kebutuhan primer manusia selain sandang (pakaian) dan pangan (makanan).
Namun seiring dengan berjalannya waktu, kebutuhan rumah dirasa makin sulit dipenuhi oleh masyarakat terlebih generasi jaman sekarang.
Salah satu penyebab masyarakat sulit membeli rumah adalah harga yang terus melonjak setiap tahun.
Kalaupun ada harga rumah yang terjangkau, lokasinya pasti berada di pinggiran kota dan jauh dari aktivitas harian.
Hal ini membuat masyarakat berpikir ribuan kali untuk membelinya karena akan menghabiskan waktu dijalan dan biaya transportasi.
Akan tetapi dengan tekad yang kuat dan perencanaan keuangan yang baik, kamu pasti bisa membeli rumah pertama tanpa butuh waktu lama.
Menabung menjadi salah satu solusi untuk membeli rumah bagi para generasi muda. Ini harus dilakukan secara konsisten agar uang yang terkumpul bisa digunakan untuk membeli rumah pertama.
1. Menabung sejak awal gajian
Tabunglah uang saat kamu menerima gajian yang biasanya diperoleh di akhir atau awal bulan tergantung dari kebijakan kantor kamu bekerja.
Dari gaji yang diterima itu, sisihkanlah sebanyak 20% dari uang yang diterima untuk ditabung. Kemudian sisanya bisa digunakan untuk keperluan lainnya.
2. Buat dua rekening terpisah
Tabungan untuk rumah harus dibuat khusus dan terpisah dari rekening untuk penerimaan gaji.
Hal ini penting karena bertujuan untuk mengontrol pengeluaran secara spesifik dan signifikan.
3. Terapkan gaya hidup hemat
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022