
Ilustrasi beras merah. (Polina Tankilevitch/Pexels/ANTARA)
JawaPos.com - Masyarakat semakin menyadari pentingnya mengonsumsi beras merah untuk mendukung gaya hidup sehat, terutama bagi mereka yang ingin mencegah risiko diabetes.
Dibandingkan dengan nasi putih, beras merah memiliki kandungan serat yang lebih tinggi dan indeks glikemik yang lebih rendah.
Serat dalam beras merah juga diketahui dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan, mengendalikan kadar gula darah, dan memenuhi rasa kenyang lebih lama.
Meskipun demikian, seringkali nasi yang berasal dari beras merah terasa kering dan kurang pulen dibanding nasi putih biasanya, sehingga membuat beberapa orang ragu untuk mengonsumsinya.
Mengutip dari ANTARA berdasarkan informasi Dailymeal Rice pada Selasa (21/11), seorang petani wirausaha dan peneliti lulusan Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof. Dr. Ir. Ali Zum Mashar memberikan beberapa tips memasak beras merah agar tetap pulen, nikmat, dan nutrisinya tidak hilang akibat proses pemasakan.
Baca Juga: Benarkah Beras Merah Lebih Baik daripada Beras Putih Untuk Gula Darah?
1. Mencuci beras
Beras merah bisa dicuci terlebih dahulu untuk menghilangkan kotoran. Kemudian, lakukan proses perendaman beras merah selama 2-4 jam sebelum dimasak dapat membuatnya lebih mudah mekar dan mengurangi teksturnya yang keras atau kering.
Menurut Peneliti IPB, jika menggunakan beras berkualitas, beberapa varietas beras merah tidak memerlukan proses perendaman yang panjang.
"Satu kali pencucian juga sudah cukup," ungkap Prof Ali.
2. Takaran air yang tepat
Untuk mendapatkan tekstur nasi merah yang kenyal, perlu diperhatikan penggunaan takaran air yang tepat. Jika menggunakan 1 cangkir beras merah (sekitar 200 gram), tambahkan 2 1/2 gelas air (400-500 ml) untuk mendapatkan nasi merah dengan tekstur lembut dan pulen.
Perbandingan yang ideal adalah 1:2.
Jika menginginkan tekstur yang lebih lunak, maka tambahkan lebih banyak air dengan perbandingan 1:4.
Baca Juga: Petani Kedurus Panen Beras Merah dari Lahan 1.500 Meter Persegi
3. Dimasak seperti biasa
Proses memasaknya sendiri tidak jauh berbeda dengan nasi putih. Bila menggunakan rice cooker, prosesnya bisa dilakukan seperti biasa. Namun, jika memasak secara tradisional, beras merah perlu didiamkan selama beberapa menit pada proses perebusan (tidak langsung ditanak) dengan menurunkan panas kompor. Cara ini bertujuan agar airnya meresap sempurna dan tidak membuat teksturnya keras.
4. Nasi merah siap disajikan
Nasi merah yang telah matang siap disajikan dan dapat dinikmati dengan berbagai lauk atau pendamping sesuai selera.
Dengan mengikuti tips memasak beras merah yang dibagikan oleh peneliti IPB, Anda dapat menikmati nasi merah yang pulen dan nikmat tanpa kehilangan nutrisi penting yang terkandung di dalamnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
