Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 16 Juli 2022 | 17.59 WIB

Benarkah Beras Merah Lebih Baik daripada Beras Putih Untuk Gula Darah?

Beras Merah - Image

Beras Merah

JawaPos.com - Saat mengonsumsi karbohidrat, seseorang harus bijaksana memilih jenis dan jumlah yang tepat. Beras merah atau beras putih menjadi karbohidrat pilihan sebagai pendamping lauk pauk. Akan tetapi, benarkah beras merah lebih baik untuk gula darah?

Diabetes tipe 2 adalah kondisi kronis di mana kadar gula darah melebihi normal. Efek ini disebabkan oleh gangguan tubuh untuk memproduksi insulin.

Sementara nasi putih jelas membuat glukosa darah melonjak. Dan beras merah menjadi alternatif yang lebih baik. Akan tetapi ternyata beras merah juga bisa mbuat kadar gula darah melonjak.

Ahli kebugaran di JustCBD, Nataly Komova, menjelaskan bahwa beras merah juga bisa meningkatkan kadar gula darah. Menurutnya beras merah juga tinggi karbohidrat.

"Beras merah dianggap sebagai salah satu nasi paling sehat karena kandungan seratnya yang tinggi. Beras merah juga kaya akan karbohidrat yang mencapai 40g. Jumlah karbohidrat yang tinggi dalam beras merah mudah diubah menjadi glukosa setelah pencernaan yang dapat memicu peningkatan gula darah yang cepat," jelasnya seperti dilansir dari Express.co.uk, Sabtu (16/7).

Komova bukan satu-satunya ahli yang memperingatkan tentang efek beras merah pada gula darah. Menurut American Medical Association, biji-bijian adalah pilihan tetapi tidak boleh dikonsumsi dalam jumlah besar.

"Sejumlah besar bahkan biji-bijian, termasuk beras merah masih dapat meningkatkan kadar glukosa darah," kata ahli kesehatan AS dr Stephen Devries.

Tetap Lebih Baik daripada Beras Putih

Namun, beras merah tidak semuanya buruk karena juga merupakan sumber serat, antioksidan, dan beberapa vitamin. Plus, menurut dokter, lebih baik dibandingkan dengan nasi putih.

Beberapa penelitian bahkan menunjukkan beras merah tetap bisa menstabilkan gula darah pasca makan.
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nutrition & Diabetes, 16 orang dewasa dengan diabetes tipe 2 mengalami penurunan signifikan dalam gula darah pasca makan setelah makan nasi merah dibandingkan dengan pilihan nasi putih.

Studi penelitian lain, yang diterbitkan dalam jurnal PLOS ONE, mengamati 28 orang dewasa dengan diabetes tipe 2 yang juga mengonsumsi biji-bijian. Para peserta ini juga mengalami peningkatan kadar gula darah mereka.

Skala Glukosa Indeks (penentu kadar gula darah) dari angka 0 hingga 100, beras merah mendapat skor sekitar 68, artinya beras merah adalag makanan dengan nilai GI sedang. Sebaliknya, skor nasi putih sekitar 73 atau lebih tinggi. Makanya, seperti yang disarankan The American Medical Association, jangan mengonsumsi beras merah terlalu banyak.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore