Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 26 April 2026 | 04.17 WIB

Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal  

Kekalahan Arsenal atas Manchester City membuat tim asal London itu dihantui kegagalan juara meski telah berbulan-bulan menguasai puncak klasemen Liga Inggris. (ig @afc.base) - Image

Kekalahan Arsenal atas Manchester City membuat tim asal London itu dihantui kegagalan juara meski telah berbulan-bulan menguasai puncak klasemen Liga Inggris. (ig @afc.base)

JawaPos.com-Seolah mengulang naskah lama, Arsenal kembali berdiri di tepi cerita yang sama musim ini: memimpin klasemen Liga Inggris selama berbulan-bulan, tapi terancam menutup musim sebagai runner-up lagi.

Sudah dua kali dalam lima musim terakhir Arsenal berada di puncak klasemen di waktu Natal, tapi mereka selalu gagal mengakhirinya sebagai juara. Trauma kegagalan itu kini kembali membayangi.

Di musim 2022/2023 dan 2023/2024, yang menciptakan trauma itu adalah Manchester City. Musim ini, "hantu" yang sama kembali muncul.

Hanya dalam satu bulan, keunggulan sembilan poin di puncak dari Arsenal menguap, setelah kemenangan City atas Burnley di Turf Moor, Kamis, menyamai torehan poin Arsenal, 70 poin, dan mengkudeta klasemen sementara karena unggul dalam produktivitas gol -- mencetak 66 gol berbanding 63 gol milik Arsenal.

Kemenangan itu, juga membuat Arsenal seperti menelan dua kekalahan dari City hanya dalam waktu empat hari. Sebelumnya, mereka kalah 1-2 pada laga yang bertajuk "title race" di Stadion Etihad, Minggu. Empat hari kemudian, Arsenal kembali merasakan "rasa sakit" saat City membawa pulang tiga poin dari kandang Burnley dengan skor 1-0.

Memang hanya menang tipis, tapi rasa sakit yang dirasakan Arsenal semakin dalam karena skor itu nyatanya sudah cukup menggeser mereka dari puncak klasemen sementara.

Ironisnya, dari sepuluh musim Pep Guardiola menangani City, musim ini bisa dibilang bukan tahun terbaik manajer asal Spanyol tersebut. Selepas kesuksesan tertinggi meraih treble winners musim 2022/2023, musim-musim berikutnya menjadi musim dimana The Citizens lebih fokus meregenerasi skuadnya.

Tak ada lagi nama-nama seperti Ederson, Kevin De Bruyne, Joao Cancelo, Kyle Walker, Ilkay Gundogan, Jack Grealish, Riyad Mahrez, hingga Julian Alvarez. Hanya tersisa Erling Haaland, Ruben Dias, dan John Stones yang tak lagi menjadi pemain reguler, Rodri yang jauh dari performa terbaiknya karena cedera ACL, serta Bernardo Silva yang tak selincah dulu.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore