Gunung Semeru yang terpantau dari Pos Pengamatan Gunung api Semeru di Gunung Sawur, Kabupaten Lumajang, Sabtu (25/3/2023).
JawaPos.com - Mendaki gunung saat ini menjadi pilihan liburan yang popular di kalangan anak muda. Terlebih bagi yang sedang bosan dan penat dengan padatnya suasana kota.
Selain menyenangkan, mendaki gunung merupakan olahraga yang dapat membuat tubuh sehat. Namun, terdapat hal-hal yang perlu dipersiapkan sebelum mendaki gunung agar saat pendakian bisa meminimalisasi risiko berbahaya. Berikut ini persiapan dan alat yang harus dibawa sebelum mendaki gunung.
Persiapan yang Perlu Dilakukan Sebelum Naik Gunung
Seperti dilansir dari Eiger, Kamis (6/7), mendaki gunung membutuhkan fisik yang prima. Oleh karena itu, Anda harus menjaga kesehatan dengan cara tidak tidur terlalu larut malam seminggu sebelum mendaki gunung dan tidur secara cukup. Selain itu, konsumsi vitamin agar tubuh tetap fit pada saat mendaki gunung.
Kemudian, lakukan olahraga rutin untuk melatih otot kaki dan keseimbangan. Untuk melatih otot kaki, bisa dengan lari di pagi atau sore hari paling tidak seminggu sebelum mendaki. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih otot kaki supaya tidak kaget saat mendaki gunung, mengingat trek yang harus dilalui tidaklah mudah.
Selain lari pagi, ada juga hal yang harus dilatih yaitu kesimbangan. Untuk melatih keseimbangan, bisa melakukan senam kecil seperti berdiri beberapa saat dengan satu kaki. Kegiatan ini ideal dilakukan setelah lari pagi atau sore hari.
Peralatan yang Dibutuhkan untuk Naik Gunung
Kesalahan yang paling sering dilakukan oleh para pendaki pemula saat naik gunung adalah mengenakan pakaian biasa. Artinya, pakaian tersebut belum tentu melindungi dari medan yang dihadapi ketika naik gunung. Beberapa hal yang harus dikenakan saat naik gunung adalah:
Terakhir, jangan lupa membuat check list perlengkapan yang akan dibawa dan butuhkan sesuai dengan gunung dan tujuan pendakian, serta jangka waktu pendakian. Pastikan semua perlengkapan naik gunung yang akan dibawa berfungsi dengan baik, seperti kompor, headlamp atau senter, dan lain sebagainya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
