
Edison Manalu saat bersepeda. Edison for JawaPos
JawaPos.com–Intermittent fasting atau diet dengan jangka waktu tertentu dinilai cukup baik untuk mengurangi berat badan. Kesehatan tubuh disebut lebih meningkat dengan sistem diet itu.
Edison Manalu, CEO The Harvest Indonesia menyebut, sistem itu telah dilakukannya sejak lama. Tak heran bila Edison dikenal sebagai sosok yang sehat dan jarang sakit.
”Intermittent fasting ini dikenal sebagai sistem diet dengan makan di jam-jam tertentu. Di luar jam itu, tidak boleh makan apapun. Tapi boleh minum air dan kurangi gula,” papar Edison Manalu pada Minggu (19/6).
Sistem intermittent fasting yang dilakukan membuat Edison hanya makan pada pukul 12.00 WIB hingga pukul 19.00 WIB. Di luar jam itu, dia tidak makan.
”Jadi memang hanya 7 jam makan. Di luar jam itu, minum air atau jus. Apakah saya lapar? Enggak juga. Karena minum air dan jus,” ujar Edison Manalu.
Meski hanya makan dalam 7 jam sehari, Edison tak merasa lemas. Pimpinan perusahaan bakery dan cokelat terkemuka di Indonesia itu bahkan rutin mengikuti triathlon dan maraton.
Beberapa triathlon yang pernah diikuti Edison di antaranya adalah Perth Triathlon, Bintan Triathlon, Bali Triathlon, dan Belitung Triathlon. Sedangkan maraton terakhir yang diikutinya adalah Jakarta Marathon.
”Untuk hidup sehat, rumusnya ada tiga. Jaga pola makan, istirahat, dan olahraga,” ucap Edison Manalu.
Lalu olahraga macam apa yang dinilai efektif? Edison menyarankan untuk angkat beban. ”Angkat beban ini baik ya untuk tubuh. Pembakaran lemaknya lebih efektif, stabil, dan cepat,” terang Edison Manalu.
Dia juga menyarankan untuk melakukan olahraga yang menjadikan beban tubuh sebagai objek. Misalnya, push up atau sit up.
”Nggak usah repot-repot cari beban. Jadikan tubuh sebagai beban. Olahraga angkat beban tubuh kalau rutin dilakukan bisa lebih baik dan pembakaran kalori lebih merata,” papar Edison Manalu.
Nadia Oktavia, 23, salah satu pelaku intermittent fasting mengakui kehebatan sistem diet itu. Nadia yang juga menjadi pelanggan The Harvest menyebut, tak lagi khawatir meski mengonsumsi produk-produk berkandungan cokelat.
”Sudah setahun ini melakukan intermittent fasting. Sudah turun 5 kg dan stabil,” ujar Nadia.
Padahal, Nadia sering membeli produk The Harvest. Dia tak lagi khawatir dengan asupan kalorinya. ”Produk cokelatnya enak. Nggak khawatir BB (berat badan) naik soalnya sudah stabil,” tutur Nadia.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
