
Ilustrasi cara untuk melakukan intermittent fasting yang dapat meningkatkan kinerja kerja./freepik
Jawapos.com - Pola diet intermittent fasting (IF) atau puasa intermiten merupakan metode pengaturan berat badan yang berfokus pada penentuan jendela waktu makan dan puasa secara teratur.
Metode ini mampu merangsang mekanisme metabolic switching untuk pembakaran lemak, penerapannya tidak terlepas dari risiko klinis.
Kamu sudah susah payah menjalani intermittent fasting dengan disiplin, tapi bukannya perut rata yang didapat malah perut terasa kembung dan begah setiap kali jendela makan dibuka.
Ironis memang, tapi ini adalah keluhan yang sangat umum di kalangan pelaku IF terutama di bulan pertama. Bloating saat IF bukan berarti tubuhmu salah merespons atau IF tidak cocok untukmu ada penjelasan biologis yang sangat masuk akal di balik fenomena ini.
Memahami mengapa ini terjadi tidak hanya membantu kamu mengelola ketidaknyamanan dengan lebih baik, tapi juga memberi tahu apa yang perlu disesuaikan agar pengalaman IF-mu jauh lebih nyaman dan efektif ke depannya.
Melansir dari Halodoc, primewomen dan hopkinsmedicine berikut adalah tujuh risiko efek samping kesehatan yang dapat terjadi selama menjalani diet puasa intermiten :
Fase awal perpindahan metabolisme tubuh dari pembakaran glukosa ke pembakaran lemak seringkali memicu respons kejut pada sistem biologis.
Kondisi kekurangan asupan energi harian dalam durasi yang panjang secara umum menyebabkan timbulnya keluhan sakit kepala, kelesuan, lemas, hingga perubahan emosional.
Pembatasan waktu makan yang terlalu ketat dapat memicu ketidakseimbangan pada regulasi hormon nafsu makan manusia.
Ketika jendela puasa berakhir, pusat rasa lapar di dalam otak cenderung bekerja secara berlebihan sehingga merangsang dorongan kuat untuk mengonsumsi makanan dalam porsi ekstrem.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022