
Jus tomat bermanfaat untuk mengurangi risiko penyakit jantung dan kanker karena antioksidan yang tinggi.
JawaPos.com - Tomat memang tidak terlalu enak jika dimakan langsung. Rasa asam pada tomat seringkali membuat seseorang mencampurkannya dalam menu masakan dan minuman. Tapi, tahukah Anda kalau tomat bisa mencegah penyakit?
Dilansir dari Healthline, Kamis (7/3), tomat kaya vitamin, mineral, dan antioksidan kuat. Tomat juga mengandung likopen, jenis antioksidan kuat dengan manfaat kesehatan yang mengesankan.
Jika tak ingin memakannya langsung, manfaat tomat bisa didapatkan dengan membuatnya menjadi jus. Sebab, minum jus tomat sebanyak 240 ml, sama saja memenuhi kebutuhan harian Anda akan vitamin C. Selain itu memenuhi 22 persen dari kebutuhan vitamin A dalam bentuk alfa dan betakarotenoid.
Karotenoid adalah pigmen yang diubah menjadi vitamin A dalam tubuh Anda. Vitamin ini sangat penting untuk menyehatkan penglihatan dan memelihara jaringan. Karotenoid ini tidak hanya dikonversi menjadi vitamin A tetapi juga bertindak sebagai antioksidan kuat. Sehingga melindungi sel-sel Anda dari kerusakan yang disebabkan oleh molekul tidak stabil yang disebut radikal bebas.
Selain tinggi antioksidan yang bagus untuk sel-sel tubuh dan peradangan, mengosumsi jus tomat bisa mencegah seseorang dari penyakit yang berisiko pada kematian, seperti penyakit jantung dan kanker. Berikut penjelasannya.
1. Dapat Mengurangi Faktor Risiko Penyakit Jantung
Tomat telah lama dikaitkan dengan peningkatan kesehatan jantung. Tomat mengandung antioksidan kuat seperti likopen dan betakaroten. Fungsinya, membantu mengurangi faktor risiko penyakit jantung seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan penumpukan lemak di arteri Anda (aterosklerosis).
Dari penelitian terhadap 584 orang ditemukan mereka yang rutin memakan tomat memiliki risiko penyakit jantung yang rendah dibandingkan dengan orang yang jarang mengosumsi tomat. Ulasan lainnya, dari 13 penelitian menemukan bahwa likopen dalam tomat yang dikonsumsi lebih dari 25 mg per hari menurunkan kadar kolesterol LDL buruk sekitar 10 persen dan secara signifikan mengurangi tekanan darah.
3. Dapat Melindungi Kanker Prostat
Dalam beberapa penelitian, jus tomat terbukti memiliki efek antikanker karena tingginya tingkat nutrisi bermanfaat dan kaya antioksidan. Dari 24 studi mengungkapkan dengan asupan tomat yang tinggi menurunkan risiko kanker prostat.
Dalam studi tabung reaksi, ekstrak likopen yang berasal dari produk tomat menghambat pertumbuhan sel kanker prostat dan bahkan menginduksi apoptosis atau kematian sel.
Cara membuat jus tomat:
Membuat jus tomat cukup mudah. Potong 2-3 buah tomat, lalu lumat dengan blender. Jika ingin lebih berkhasiat, tentunya hindari penggunaan gula.
Atau Anda bisa membuat tomat sebagai saus. Cukup masak irisan tomat selama 30 menit di atas api sedang. Aduk rata hingga berbentuk saus. Tomat dapat dikombinasikan dengan sayuran dan bumbu lain, seperti seledri, paprika merah, dan oregano untuk meningkatkan kandungan nutrisi dan rasa.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
