Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 24 Maret 2017 | 20.13 WIB

Ajak Cintai Bumi Lewat Pameran Karya Seni

Millenia Sprintya Rara dan rekannya Drajat Agung melihat beberapa karya instalasi dari para karyawan hotel tentang earth our di Hotel Ciputra World Surabaya, Kamis (23/3/2017). - Image

Millenia Sprintya Rara dan rekannya Drajat Agung melihat beberapa karya instalasi dari para karyawan hotel tentang earth our di Hotel Ciputra World Surabaya, Kamis (23/3/2017).

JawaPos.com - Mencintai bumi bisa dilaukan dengan berbagai cara. Salah satunya, menyulap bahan-bahan bekas di sekitar untuk menjadi karya seni yang menarik. Inilah yang dilakukan oleh seluruh departemen Hotel Ciputra World Surabaya (CWS). Ada 10 karya seni yang dipamerkan di Ground Floor (GF), mulai kemarin (23/3) hingga Jumat (31/3).


Satu karya dengan karya lainnya memiliki sisi keunikan. Ciri khas ini menggambarkan departemen masing- masing. Salah satunya terlihat pada karya milik Food Beverage (FB) Culinary Departement. Bahan-bahan yang digunakan "kuliner" banget. Seperti putih telur yang diaduk dengan tepung dan menjadi background yang cantik. "Kami kasih warna biru. Ini ibarat langit," kata Toni Azhari, Excutive Chef Hotel CWS. 


Ada pula roti kering berdiameter 20 sentimeter di tengah- tengah lukisan. Roti ini sebagai bumi. Warna cokelat dan kerutan pada roti mengibaratkan bumi yang kering dan panas. Di sisi kanan- kiri bumi, Toni dkk membuat pohon dari kayu manis dan daun seledri. "Ayo kita lestarikan tumbuhan agar bumi tidak kering," ungkap pria 40 tahun ini. 


Karya lukisan Nardi Adlash dkk juga tak kalah menarik. Tim dari Engineering Department ini membuat lukisan dari bahan bekas peralatan listrik. Antara lain, baterai bekas, bearing, kabel, selang, dan kain lap. Baterai bekas disulap menjadi rokok. Sementara kabel dibuat melingkar seperti bumi.


Di pusat gambar bumi, ada kain lap hijau sebagai ilustrasi sisi hijau bumi. "Yang hijau cuma dikit terlihat sekarang. Jadi kain lap hanya saya taruh di bagian bawah," katanya. Sementara bearing menciptakan kesan bumi yang kering dan penuh asap. Inilah penggambaran kondisi bumi ala Engineering Department. Limbah kotor mendominasi wilayah bumi. Jadi, kehidupan manusia terganggu. "Ini butuh perhatian khusus," ungkap Nardi. 


Begitu juga dilakukan oleh Housekeeping Department. Mereka juga tak mau kalah dengan membuat karya seni. Ada 250 tutup botol berwarna biru dirangkai menjadi tong sampah. Satu botol dengan botol lainnya terikat dengan kabel. Dengan karya ini, mereka ingin mengajak masyarakat lebih peduli lingkungan. Salag satunya membuang sampah pada tempatnya. 


Selain tutup botol, mereka juga merangkai kertas laundry bill. Kertas buangan ini digulung lantas dirangkai menjadi bentuk pot cantik. "Kami beri warna hitam. Ini bisa buat pot atau tempat pensil," terang Harsono, Excutive Housekeeping Department. Mereka mampu menyelesaikan karya ini selama 2 hari.


Pameran itu diselenggarakan dalam rangka peringatan earth hour. Kegiatan global yang diadakan oleh World Wide Fund for Nature (WWF) pada akhir Maret. Acara ini dilakukan rutin setiap tahun sejak 2007. Tidak hanya memadamkan listrik untuk penghematan energi, event ini dirayakan dalam berbagai macam cara.


"Temanya Love The Earth. Kami semua berlomba membuat karya terbaik," ungkap Asisten Marcomm Manager Hotel CWS Emiliana Ayundra Putri. Setiap pengunjung bebas menikmati karya ini. Dengan karya ini juga, mereka berharap dapat mengajak masyarakat untuk lebih mencintai bumi. (bri)

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore