
Ilustrasi. Nina/Jawa Pos
Cinta hadir tak bisa diduga. Semua mengalir dengan sendirinya. Termasuk ketika seseorang jatuh cinta atau dekat dengan mantan kekasih sahabatnya sendiri.
---
MENJALIN relasi dengan mantan kekasih sahabat wajar saja asal dilakukan dengan keterbukaan. Kita tidak perlu menyembunyikan apa pun dari sahabat. Kita tidak bisa memaksakan kehendak hati, yang bisa dilakukan hanyalah mencoba membatasi diri agar tidak melukai sahabat kita. Itu saja.
Prinsipnya, saat sahabat putus, dia sudah benar-benar merelakan bahwa orang itu pernah menjadi bagian dari hidupnya. Ketika dia berdamai dengan dirinya sendiri dan mantannya, dia akan membebaskan mantan kekasihnya berelasi dengan siapa pun, termasuk dengan kita sebagai sahabatnya.
Dia sudah bisa mindfulness dan menjadi pribadi yang lebih terbuka. Kalau itu terjadi, 80 persen hubungan itu akan berjalan damai. Bahkan, ada lho orang yang bisa menikah dengan mantan kekasih sahabatnya dan hubungan dengan sahabatnya tetap baik.
Yang pasti, saat kita tidak menyembunyikan, kita belajar untuk menghargai. Yang membuatnya tidak etis adalah saat kita bermain di belakang karena akan mengakibatkan konflik dengan sahabat. Tanpa disadari, landasan sebuah cinta adalah emosi, etika, kepercayaan, dan kesetiaan. Kita berusaha menjaga poin-poin itu untuk membuat relasi dengan sahabat tetap berjalan baik walaupun tidak tertutup kemungkinan akan jadi lebih buruk.
Tentu saja, ada risiko hubungan dengan sahabat menjadi buruk. Salah satu penyebabnya adalah karena sahabat belum berdamai dengan dirinya. Kalau dia belum sepenuhnya move on, pasti ada rasa kecewa, sakit hati, dan merasa dikhianati. Kalau berpisahnya setengah hati, pasti masih ada luka, separo diri masih berharap.
Ada ego dalam diri yang tidak ingin mantan kekasihnya bahagia lebih dulu. Juga, ada perasaan membanding-bandingkan dirinya dengan kita. Wajar jika sahabat merespons negatif. Namun, itu juga menjadi sinyal bahwa dia belum sungguh-sungguh berdamai dengan masa lalunya.
Memang, kondisi tersebut serbasalah. Kita harus mengapresiasi dua hal, yakni cinta ke sahabat dan orang baru yang mana adalah mantan kekasih sahabat kita ini. Proses itu kadang terasa sangat sulit bagi beberapa orang.
Namun, kita sendiri mempunyai hak bebas menentukan kehidupan. Di sisi lain, berusaha menghargai pendapat dan mengerti kesulitan orang lain. Oleh karena itu, cobalah bersikap netral.
Artinya, tidak terlalu mengekspos hubungan diri dengan mantan kekasihnya sahabat tersebut. Juga, tidak perlu membandingkan diri dengan sahabat kita atau menjelek-jelekkannya di hadapan mantan kekasihnya.
Termasuk misalnya sahabat memberi respons negatif, tidak perlu langsung menjauhi mantan kekasihnya. Karena mantan kekasihnya itu juga memiliki hak bahagia, kita tidak boleh menghilangkan kebahagiaan orang lain.
CUKUP BERSIKAP NETRAL
- Beri penjelasan kepada sahabat bahwa Anda dekat dengan mantan kekasihnya bukan saat mereka masih bersama. Jadi, bukan mengkhianati.
- Tidak usah membandingkan diri dengan sahabat Anda untuk menghindari konflik.
- Terangkan bahwa selama berelasi dengan mantannya, hubungan antara Anda dan sahabat tidak akan berubah.
- Tidak perlu memamerkan secara detail hubungan Anda dengan mantan kekasihnya. Misalnya, ke mana Anda berkencan atau menanyakan apa yang disukainya dulu.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
