
Warga membersihkan area Wihara Amurva Bhumi Karet, Jakarta, Kamis (4/2/2021). Ritual pencucian patung dewa serta bersih-bersih tersebut dilakukan dalam rangka menyambut perayaan tahun baru China atau Imlek tahun 2572. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com
JawaPos.com - Menjelang perayaan Imlek pada 12 Februari nanti, masyarakat diingatkan untuk tidak berlebihan dan tetap menjaga protokol kesehatan. Pasalnya angka kasus Covid-19 harian masih fluktuatif dan perayaan Imlek yang identik dengan makan besar, dikhawatirkan memicu klaster baru.
Pakar Fengshui Xiangyi Hong menjelaskan, Imlek kali ini merupakan tahun kerbau logam sesuai kalender Tionghoa. Para umat Tionghoa, kata dia, diimbau oleh pemerintah untuk merayakan Imlek sesuai protokol kesehatan.
"Tahun Kerbau Logam saat ini tahun yang penuh harapan. Sama dengan filosofi kerbau meski ada di lumpur namun emas atau logam ada di dalamnya. Sehingga walaupun terlihat suram karena tertutup lumpur, maka tetap menyimpan harapan di dalamnya. Terutama di masa pandemi ini," kata Xiangyi Hong kepada JawaPos.com, secara virtual, Selasa (9/2).
Baca Juga: Rayakan Imlek dengan Koleksi Fashion Item Mewah
Lalu bagaimana caranya merayakan Imlek tapi tetap aman dari Covid-19?
1. Makan-makan di rumah
Imlek identik dengan perayaan kuliner bersama keluarga. Namun selama masa pandemi ini diharapkan para umat merayakannya dengan keluarga inti di rumah masing-masing. Lalu batasi anggota keluarga dan kunjungan ke rumah sehingga tak memicu klaster Imlek di rumah tangga.
2. Tidak Bepergian
Diimbau untuk para umat Tionghoa atau yang merayakan Imlek tidak merayakannya dengan berlebihan seperti berwisata tanpa protokol kesehatan. Jika mendesak selalu gunakan protokol kesehatan.
"Jangan pergi-pergi. Jaga kesehatan, kalau tak ada keperluan, apabila kita, pagi harus ke luar rumah, jaga jarak, pakai masker, itu sudah pasti," jelasnya.
3. Manfaatkan Teknologi
Meski Imlek menjadi ajang kumpul keluarga, namun tahun ini berbeda. Para umat diminta untuk memanfaatkan teknologi, jangan berkumpul.
"Pandemi tak boleh kurangi kemeriahan dan makna Imlek, maka manfaatkan teknologi. Pertemuan langsung sebaiknya ditiadakan," tuturnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=ENNPTlvM9TQ

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
