Ilustrasi telapak kaki yang mengalami kondisi kapalan. (Freepik)
JawaPos.com - Kapalan adalah kondisi ketika kulit menebal dan mengeras akibat gesekan atau tekanan berulang pada area tertentu, terutama di telapak tangan dan telapak kaki. Penebalan ini merupakan mekanisme perlindungan alami tubuh untuk mencegah kerusakan lebih lanjut pada jaringan kulit di bawahnya.
Kapalan dalam dunia medis disebut dengan istilah callus, yaitu kondisi penebalan kulit yang nampak kering dan berwarna putih kekuningan. Kapalan pada dasarnya tidak berbahaya, hanya saja mengganggu penampilan bagi sebagian orang.
Penyebab Seseorang Mengalami Kapalan
Kapalan biasanya muncul akibat tekanan atau gesekan berulang pada area kulit tertentu. Kondisi ini sebenarnya merupakan respons alami tubuh untuk melindungi jaringan dari cedera. Sebagai hasilnya, kulit akan menebal dan membentuk lapisan keras yang dikenal sebagai hiperkeratosis.
Beberapa kebiasaan atau aktivitas yang menyebabkan tekanan dan gesekan berulang pada kulit dapat memicu terbentuknya kapalan. Dikutip dari Alodokter, kegiatan tersebut misalnya, menulis atau menggambar menggunakan pensil maupun kuas dalam waktu lama.
Selain itu, memainkan alat musik seperti gitar atau biola, serta melakukan olahraga angkat besi yang melibatkan beban berat. Tidak memakai kaos kaki saat mengenakan sepatu juga meningkatkan risiko timbulnya kapalan.
Cara Mengatasi Kondisi Kapalan
Pada dasarnya kapalan akan membaik dengan sendirinya apabila tekanan atau gesekan pada kulit dikurangi atau dihentikan. Dikutip dari Halodoc, ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk membantu mengatasi kondisi ini, yakni:
1. Rutin Membersihkan Kaki
Saat mandi, banyak orang lupa untuk membersihkan bagian kaki sehingga seringkali terabaikan. Padahal, menjaga kebersihan kaki merupakan langkah penting untuk mendapatkan telapak kaki yang halus.
Caranya cukup sederhana yaitu dengan rutin mencuci kaki menggunakan sabun atau scrub, termasuk membersihkan area sela-sela jari agar benar-benar bersih. Lakukan perawatan ini secara teratur, setidaknya seminggu sekali untuk membantu mengangkat sel-sel kulit mati yang menumpuk.
2. Merendam Kaki dengan Air Hangat
Rendam kaki dalam air hangat selama sekitar 5–10 menit sebanyak dua sampai tiga kali dalam seminggu. Saat merendam, kamu dapat sambil menggosok telapak kaki dan tumit menggunakan batu apung untuk membantu mengangkat sel kulit mati dan membuat kaki terasa lebih halus.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
