Ilustrasi kandungan belerang murni yang terdapat di alam (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Belerang adalah unsur kimia nonlogam yang memiliki simbol S (Sulfur) dan berwarna kuning cerah. Unsur ini secara alami dapat ditemukan di sekitar gunung berapi, mata air panas atau di dalam tanah yang kaya akan mineral.
Belerang memiliki bau menyengat yang mirip dengan telur busuk akibat senyawa hidrogen sulfida yang terkandung di dalamnya. Selain itu, belerang merupakan unsur penting dalam berbagai proses industri karena sifatnya yang mudah bereaksi dengan unsur lain.
Tidak hanya dalam bidang industri, belerang juga dimanfaatkan sebagai bagian dari pengobatan tradisional dari zaman ke zaman. Bahkan, banyak orang sengaja mencari sumber air belerang dan mandi di sana untuk merasakan manfaat kesehatannya.
Manfaat Belerang untuk Kesehatan
Pada dasarnya, penelitian mengenai khasiat belerang bagi kesehatan kulit masih terbatas. Dikutip dari Alodokter dan Halodoc, belerang dipercaya memiliki potensi dalam membantu mengatasi beberapa kondisi kesehatan, seperti:
1. Meringankan Gejala Penyakit Kulit
Belerang dipercaya dapat membantu meredakan rasa gatal akibat infeksi kulit yang disebabkan oleh tungau seperti scabies. Hal ini karena belerang mengandung zat antimikroba yang dapat membunuh bakteri, jamur serta tungau atau parasit.
Masalah kulit seperti jerawat, dermatitis seboroik, rosacea dan psoriasis diyakini dapat diatasi dengan penggunaan belerang. Kandungan mineral dalam belerang membantu mengangkat sel kulit mati dan mencegah penyumbatan pori-pori.
Cara untuk memanfaatkannya, kamu bisa menggunakan krim yang mengandung belerang. Umumnya, perawatan ini dilakukan dengan cara mengoleskannya pada kulit dan dibiarkan semalaman, ulangi cara ini selama 3 hingga 6 hari berturut-turut.
2. Mengurangi Nyeri Akibat Radang Sendi
Manfaat lain dari belerang adalah membantu meredakan nyeri akibat peradangan sendi, terutama pada penderita osteoarthritis dan rheumatoid arthritis. Khasiat ini umumnya diperoleh melalui konsumsi suplemen belerang, khususnya dalam bentuk Methylsulfonylmethane (MSM).
Senyawa ini dipercaya mampu mengurangi peradangan pada sendi, mendukung pembentukan jaringan ikat seperti tulang rawan, tendon, dan ligamen agar sendi tetap fleksibel dan kuat.
3. Mengatasi Radang Kandung Kemih
Di beberapa negara, cairan yang mengandung belerang digunakan sebagai terapi untuk mengatasi peradangan kronis pada kandung kemih. Kondisi ini biasanya ditandai dengan seringnya buang air kecil pada malam hari dan rasa nyeri di area kandung kemih.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
