
Ilustrasi minum air mineral ditengah cuaca panas. (freepik)
JawaPos.com- Belakangan cuaca panas melanda berbagai wilayah di Indonesia, menurut informasi suhu cuaca bahkan sempat mencapai 36-37 derajat celcius, yang membuat banyak masyarakat mengeluh kepanasan.
Kondisi ini bisa semakin terasa panas ketika diikuti dengan kelembaban yang tinggi, polusi, dan kepadatan penduduk, yang bisa membuat suhu terasa sangat panas hingga dua derajat Celcius.
Bahkan banyak orang tetap merasakan cuaca panas meskipun berada di dalam rumah. Cuaca panas seperti inilah yang bisa memicu heat stroke.
Merujuk informasi dari laman keslan.kemkes.go.id, heatstroke adalah kondisi suhu tubuh yang meningkat lebih dari 40 derajat C akibat paparan panas berlebihan sehingga mengganggu sistem saraf.
Dalam kondisi seperti ini, tubuh tidak lagi mampu mengatur suhunya sendiri sehingga menyebabkan peningkatan suhu tubuh secara drastis.
Heat stroke dapat merusak jaringan tubuh dan organ-organ secara bersamaan. Heat stroke juga sangat beresiko pada penderita penyakit jantung, dementia, dan gangguan paru.
Oleh karena itu, untuk mencegah terjadinya heat stroke di dalam tubuh anda bisa melakukan cara berikut ini, sebagaimana yang dikutip dari laman dinkes.acehprov.go.id.
Jaga tubuh tetap terhidrasi
Cegah heat stroke dengan rutin mengkonsumsi air mineral agar tubuh tidak kekurangan cairan. Pastikan tubuh tetap terhidrasi, dengan minum sedikit demi sedikit setiap 15-20 menit. Hindari minuman berkafein, soda, dan yang tinggi gula karena dapat mempercepat dehidrasi. Saat beraktivitas di luar ruangan selalu bawa tumbler agar anda bisa mengisi ulang dan menjaga tubuh tetap terhidrasi sepanjang hari.
Hindari paparan sinar matahari
Apabila anda beraktivits di luar ruangan, gunakan pelindung kepala seperti topi dan payung untuk menghindari diri dari panas mathari. Selain itu, pilihlah pakaian longgar dan ringan agar sirkulasi udara tetap lancar dan anda merasakan sejuk, pakai baju berwarna terang agar tubuh tidak menyerap panas berlebih. Selalu cari tempat teduh untuk mengurangi paparan sinar matahari. Kurangi aktivitas berat pada pukul 10.00-16.00 saat suhu sedang tinggi, supaya energi anda tidak terkuras.
Istirahat cukup
Jangan memaksakan diri untuk beraktivitas berat saat cuaca sedang panas. Kenali sinyal dan batas tubuh anda. Segera beristirahat jika mulai merasa kelelahan, pusing, atau tidak enak badan. Istirahat yang cukup penting untuk memulihkan stamina.
Penuhi asupan nutrisi
Konsumsi makanan yang bergizi agar daya tahan tubuh anda jadi kuat. Konsumsi buah-buahan yang banyak mengandung air seperti semangka, pir, timun, nanas, jeruk, dan tomat. Konsumsi makanan yang banyak mengandung air dapat menjaga tubuh tetap terhidrasi dan mencegah suhu tubuh meningkat secara tajam.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
