
Hal yang Menyebabkann Kamu Tetap Jomblo, Segera Ubah Jika Nggak Mau Jomblo Terus! (Freepik/drobotdean)
JawaPos.com - Pernah merasa gugup, cemas, atau bahkan takut untuk memulai hubungan baru?
Tenang, kamu tidak sendiri. Banyak orang merasakan hal yang sama, rasa takut disakiti, kecewa, atau gagal lagi dalam cinta memang bisa membuat siapa pun ragu untuk membuka hati.
Kadang, perasaan itu begitu kuat hingga membuat kita berhenti melangkah, bahkan ketika sebenarnya kita ingin mencoba lagi.
Namun, memahami penyebab dari rasa takut untuk jatuh cinta lagi bisa membantu kamu menghadapinya dengan lebih tenang dan realistis.
Berikut empat alasan kenapa kamu mungkin merasa takut untuk menjalin hubungan baru, menurut psikologi, dikutip dari Youtube Psych2Go.
1. Takut Sejarah Terulang Lagi
Pernah berpikir, “Dulu aku sudah disakiti, pasti nanti juga akan sama”? Ketakutan ini adalah penghalang terbesar bagi banyak orang untuk memulai hubungan baru. Kita cenderung berpikir bahwa masa lalu akan terulang, padahal tidak selalu begitu.
Pada salah satu video di kanal Youtube psikologi populer yakni Psych2go dijelaskan bahwa, psikolog menyebut pola ini sebagai hindsight bias, yaitu kecenderungan untuk menganggap suatu hal seolah sudah bisa diprediksi setelah terjadi.
Penelitian oleh Dorothy Dietrich dan Matthew (1993) menunjukkan bahwa setelah suatu peristiwa terjadi, manusia cenderung merasa “tahu sejak awal” bahwa hasilnya akan seperti itu, padahal sebenarnya tidak.
Hal yang sama bisa terjadi dalam hubungan. Setelah putus, kamu mungkin melihat kembali masa lalu dan berpikir semua “tanda bahaya” sudah jelas dari awal, padahal dulu kamu tidak menyadarinya.
Akibatnya, kamu jadi sulit mempercayai siapa pun lagi. Padahal, tidak semua hubungan akan berakhir sama. Ada banyak kemungkinan baru yang bisa kamu alami jika berani membuka hati kembali.
2. Takut untuk Terluka dan Terbuka (Vulnerable)
Cinta menuntut keberanian untuk menjadi terbuka dan jujur, dan ini sering kali menakutkan. Menunjukkan sisi rapuh kita kepada seseorang berarti memberikan kesempatan bagi mereka untuk menyakiti kita. Tak heran jika banyak orang akhirnya memilih untuk menutup diri.
Namun, penelitian dari 2007–2014 oleh para psikolog seperti Devonsen, Kotov, dan Wang menunjukkan bahwa orang yang menghindari kerentanan (vulnerability) cenderung memiliki tingkat kecemasan yang tinggi.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
