Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 11 September 2025 | 04.27 WIB

4 Manfaat Tak Terduga dari Makanan Pedas untuk Kesehatan, Salah Satunya Mengurangi Peradangan

Ilustrasi makanan pedas (Jcomp/Freepik)

JawaPos.com - Apakah kamu termasuk pecinta makanan pedas? Indonesia terkenal dengan kekayaan kuliner berbumbu, mulai dari sambal, rendang, hingga seblak yang selalu bikin ketagihan.

Sensasi pedas yang membakar lidah ternyata bukan sekadar penambah selera makan. Di balik rasa "panas" yang ditimbulkan cabai, terdapat segudang manfaat kesehatan yang sering kali tidak disadari.

Tak heran jika banyak ahli kesehatan menyarankan konsumsi makanan pedas dalam porsi yang seimbang. Selain memberi sensasi menantang saat makan, pedas juga mampu memberikan dampak positif yang mungkin belum kamu sadari. Jadi, jangan buru-buru takut dengan makanan pedas, karena jika dikonsumsi dengan bijak, manfaatnya bisa sangat luar biasa.

Dilansir dari laman Cleveland Clinic, rasa pedas sendiri muncul dari kandungan capsaicin, senyawa aktif pada cabai yang memberi efek panas dan membakar. Senyawa ini tidak hanya membuat makanan terasa lebih nikmat, tetapi juga memiliki sifat antioksidan, antiinflamasi, hingga mendukung metabolisme tubuh.

1. Meningkatkan Metabolisme

Kandungan capsaicin pada makanan pedas ini berkontribusi pada percepatan metabolisme, sehingga tubuh lebih efisien dalam membakar energi, termasuk dari lemak. Metabolisme sendiri merupakan proses penting dalam tubuh yang mengubah makanan dan minuman menjadi energi. 

Menurut beberapa pakar, termasuk ahli endokrin, metabolisme memang berperan penting dalam penurunan berat badan, tetapi bukan satu-satunya faktor. Oleh karena itu, cara terbaik untuk meningkatkan metabolisme adalah dengan menggabungkan berbagai strategi, seperti mengonsumsi makanan kaya protein, rutin bergerak, minum cukup air, hingga menjaga kualitas tidur.

Konsumsi cabai atau makanan pedas dalam jumlah wajar umumnya aman dan bermanfaat, tetapi bagi sebagian orang yang memiliki gangguan pencernaan seperti maag atau iritasi lambung. Oleh karena itu, mengonsumsi makanan pedas sebaiknya dilakukan secara bijak sebagai bagian dari pola hidup sehat, bukan sebagai satu-satunya cara untuk menurunkan berat badan.

2. Mengurangi Peradangan

Mengurangi peradangan dalam tubuh merupakan salah satu manfaat menarik dari makanan pedas, khususnya yang mengandung capsaicin, senyawa aktif dalam cabai. Di sinilah capsaicin berperan, karena senyawa ini diketahui mampu membantu meredakan peradangan tingkat rendah, terutama di saluran pencernaan.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa senyawa ini juga dapat membantu mengurangi rasa sakit akibat kondisi peradangan kronis, seperti radang sendi (arthritis). Penggunaan capsaicin dalam bentuk topikal, seperti krim yang dijual bebas, telah terbukti efektif membantu sebagian orang dalam mengurangi gejala radang sendi.

Konsumsi cabai secara berlebihan bisa memicu iritasi lambung pada sebagian orang, sementara penggunaan krim capsaicin memerlukan konsistensi dan terkadang menimbulkan sensasi panas pada kulit. Namun, jika digunakan dengan tepat, capsaicin bisa menjadi salah satu solusi alami yang mendukung kesehatan tubuh, terutama dalam mengatasi peradangan yang sering kali menjadi akar berbagai penyakit.

3. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Meningkatkan kesehatan jantung merupakan salah satu manfaat besar dari konsumsi rempah-rempah, khususnya yang memiliki cita rasa pedas seperti cabai. Rempah-rempah berperan penting dalam membantu tubuh memecah lemak dari makanan, sehingga mengurangi penumpukan lemak jahat dalam pembuluh darah. 

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore