Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 8 September 2025 | 15.57 WIB

7 Kebiasaan Harian yang Diam-diam Membuat Otak Anda Menua Lebih Cepat

Ilustrasi kebiasaan harian yang ternyata bisa membuat otak menua lebih cepat. (Freepik) - Image

Ilustrasi kebiasaan harian yang ternyata bisa membuat otak menua lebih cepat. (Freepik)

JawaPos.Com - Banyak orang percaya bahwa penuaan hanyalah perkara fisik, rambut yang mulai memutih, kulit yang tak lagi kencang, atau tenaga yang berkurang dari hari ke hari. 

Namun, ada satu bagian tubuh yang sebenarnya menua lebih cepat dari yang kita duga, yakni otak. 

Organ luar biasa yang mengatur semua gerakan, pikiran, hingga emosi ini ternyata bisa kehilangan ketajaman, daya ingat, bahkan kreativitasnya lebih cepat apabila kita tidak merawatnya dengan baik. 

Yang mengejutkan, proses penuaan otak bukan hanya dipengaruhi oleh usia biologis, melainkan juga oleh kebiasaan sehari-hari yang sering kali dianggap sepele.

Tanpa sadar, cara kita hidup, apa yang kita konsumsi, bagaimana kita mengatur tidur, hingga bagaimana kita mengelola stres dapat memberikan dampak besar terhadap kesehatan otak

Kebiasaan yang tampak sederhana, seperti duduk terlalu lama atau sering menyendiri, ternyata dapat mempercepat proses penuaan otak. 

Dalam kehidupan modern yang serba sibuk, banyak orang membiarkan hal-hal kecil ini menjadi rutinitas, padahal diam-diam otak sedang kehilangan ketajamannya.

Dilansir dari Geediting, inilah tujuh kebiasaan harian yang ternyata bisa membuat otak menua lebih cepat, yang mungkin selama ini tanpa sadar sering Anda lakukan.

1. Terlalu Lama Duduk dan Menyebutnya “Istirahat”

Sekilas duduk sepanjang hari terasa menyenangkan, apalagi jika dibarengi aktivitas seperti menonton, bekerja dengan laptop, atau sekadar menggulir layar ponsel. 

Namun, duduk terlalu lama sebenarnya membuat otak kekurangan stimulasi fisik. 

Aliran darah menjadi lebih lambat, oksigen yang masuk ke otak berkurang, sehingga kemampuan berpikir jernih pun ikut menurun.

Bayangkan otak seperti mesin yang harus terus dipanaskan agar tetap bekerja optimal. 

Jika tubuh jarang bergerak, mesin itu justru lebih cepat aus. Orang yang terlalu lama duduk cenderung lebih rentan mengalami penurunan daya ingat serta kesulitan berkonsentrasi. 

Meski tampak seperti istirahat, kenyataannya duduk terlalu lama adalah salah satu bentuk "percepatan usia" bagi otak.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore