
toxic relationship menyebabkan kondisi kesehatan mental tidak stabil. (Yan Krukau / Pexels)
JawaPos.com – Tidak semua hubungan berjalan harmonis. Ada kalanya seseorang terjebak dalam ikatan yang justru merugikan, baik secara emosional maupun psikologis. Fenomena ini dikenal dengan istilah toxic relationship. Meski sering diabaikan, dampak hubungan toxic bisa menghancurkan kesehatan mental seseorang jika tidak segera ditangani.
Menurut Prime Behavioral Health (2023), hubungan toxic ditandai oleh pola interaksi yang penuh manipulasi, dominasi, dan kurangnya penghargaan. Individu dalam hubungan semacam ini biasanya merasa tertekan, cemas, hingga kehilangan rasa percaya diri.
Mengapa Hubungan Toxic Terjadi?
Hubungan toxic bisa muncul dalam berbagai bentuk, baik antara pasangan, keluarga, maupun pertemanan. Faktor pemicunya beragam. Jurnal Psikologi Pubmedia (2023) menjelaskan bahwa salah satu penyebab utamanya adalah pola komunikasi yang tidak sehat, seperti seringnya kritik, menyalahkan, atau meremehkan pasangan.
Selain itu, pengalaman masa kecil juga berperan. Anak yang tumbuh dalam lingkungan penuh konflik atau pengabaian emosional cenderung terbiasa dengan pola hubungan tidak sehat. Akibatnya, ketika dewasa, mereka lebih mudah menerima perlakuan toxic sebagai sesuatu yang normal.
Apa Dampaknya pada Kesehatan Mental?
Hubungan toxic bukan sekadar membuat seseorang sedih. Dampaknya lebih dalam dan serius. Penelitian Universitas Airlangga (2022) menegaskan bahwa individu yang bertahan dalam hubungan tidak sehat rentan mengalami:
Stres kronis akibat tekanan emosional yang terus-menerus.
Kecemasan berlebih karena selalu takut salah atau disalahkan.
Penurunan harga diri karena merasa tidak pernah cukup baik.
Trauma psikologis yang bisa terbawa hingga hubungan berikutnya.
Jurnal Psikoneo Universitas Mulawarman (2022) bahkan mencatat, beberapa korban hubungan toxic menunjukkan gejala depresi ringan hingga sedang. Perasaan terjebak tanpa jalan keluar membuat mereka sulit berpikir jernih.
Siapa yang Paling Rentan?
Tidak ada batasan siapa saja yang bisa terjebak dalam hubungan toxic. Namun, mereka dengan kepribadian people pleaser, yakni orang yang sulit mengatakan “tidak”—lebih rentan dimanfaatkan.
Menurut penelitian Nalanda Journal (2023), individu yang memiliki trauma masa lalu, seperti pernah mengalami kekerasan atau penolakan, juga cenderung lebih mudah bertahan dalam hubungan yang merugikan karena takut ditinggalkan.

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
