Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 30 Agustus 2025 | 12.42 WIB

4 Teknik Terbukti Menyembuhkan Luka Otak Akibat Trauma dan Memulihkan Keseimbangan Hidup

Ilustrasi teknik menyembuhkan luka otak akibat trauma (freepik) - Image

Ilustrasi teknik menyembuhkan luka otak akibat trauma (freepik)

JawaPos.com - Trauma bukan hanya meninggalkan bekas luka pada perasaan, tetapi juga dapat mengubah struktur otak dan sistem saraf.

Kondisi ini sering disebut sebagai “luka otak” yang membuat proses pemulihan terasa mustahil jika hanya mengandalkan metode tradisional.

Rasa sakit emosional yang mendalam dapat memengaruhi jalur memori, respons stres, hingga keseimbangan kimiawi otak sehingga seseorang merasa terjebak dalam penderitaan yang tak kunjung reda.

Namun, penelitian terbaru serta praktik holistik membuktikan bahwa penyembuhan tetap mungkin dilakukan.

Melalui teknik pernapasan, puasa intermiten, yoga, hingga pengaturan ritme pernapasan, otak dapat kembali menemukan keseimbangannya.

Empat metode berikut adalah teknik yang telah terbukti efektif membantu manusia bangkit dari trauma, menenangkan sistem saraf, dan membuka jalan menuju kehidupan yang lebih sehat serta damai.

Hal ini dilansir dari Yourtango.com pada Kamis (28/08).

1. Latihan Hipoksia Intermiten

Salah satu teknik yang efektif dalam menyembuhkan luka otak adalah latihan hipoksia intermiten.

Metode ini meniru kondisi dataran tinggi melalui pola pernapasan berirama yang disertai penahanan napas.

Latihan semacam ini merangsang tubuh melepaskan senyawa alami seperti dopamin, serotonin, oksitosin, dan endorfin yang berperan penting dalam memperbaiki suasana hati sekaligus mendukung regenerasi sel otak.

Selain memberikan efek menyenangkan, latihan ini juga membangunkan sel punca yang membantu mempercepat proses perbaikan jaringan saraf.

Hal tersebut menjadikan hipoksia intermiten sebagai alternatif yang lebih aman dibandingkan terapi fisik yang memerlukan adaptasi ekstrem.

Anda dapat melakukannya kapan pun dan di mana pun, karena sepenuhnya berada dalam kendali tubuh sendiri.

Berbeda dengan metode penyembuhan tradisional yang hanya fokus pada aspek emosional, latihan ini bekerja langsung pada otak dan sistem saraf.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore