Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 20 Agustus 2025 | 15.18 WIB

7 Permainan Hubungan Pria dengan Emosional Kekanak-kanakan yang Merusak, Menurut Psikologi

ilustrasi dua orang pasangan sedang bertengkar, menggambarkan sifat manipulatif dan ketidakjujuran dalam sebuah hubungan. (Freepik) - Image

ilustrasi dua orang pasangan sedang bertengkar, menggambarkan sifat manipulatif dan ketidakjujuran dalam sebuah hubungan. (Freepik)

JawaPos.com - Hubungan romantis seringkali menghadapi tantangan. Satu di antara yang paling sulit adalah berurusan dengan ketidakdewasaan emosional. Ini sering terlihat pada individu yang menghindari tanggung jawab dan komunikasi yang sehat.

Pria yang tidak dewasa secara emosional cenderung memainkan "permainan" dalam hubungan. Melansir dari Geediting.com, ada tujuh pola perilaku destruktif yang harus diwaspadai. Mengenali permainan ini adalah langkah pertama yang penting.

Berikut adalah tujuh permainan hubungan yang biasa dimainkan oleh pria yang tidak dewasa secara emosional:

  1. Permainan Menyalahkan

Mereka selalu menyalahkan pasangannya untuk setiap masalah. Pria ini tidak pernah melihat diri sendiri sebagai akar masalah. Ini adalah cara mereka menghindari pertanggungjawaban.

  • Permainan Menghindari Konfrontasi

  • Alih-alih menghadapi konflik, mereka memilih untuk melarikan diri darinya. Mereka akan mendiamkan atau menghilang sepenuhnya untuk menghindari argumen. Ini membuat masalah tidak pernah benar-benar terselesaikan.

  • Permainan Pasif-Agresif

  • Mereka tidak mengungkapkan ketidaksetujuan secara langsung. Sebaliknya, mereka menunjukkan kemarahan melalui sikap pasif-agresif. Ini bisa berupa sindiran atau keluhan tersembunyi.

  • Permainan Seksualisasi

  • Pria yang tidak dewasa emosional mengalihkan fokus dari emosi ke aspek fisik hubungan. Mereka menggunakan keintiman fisik untuk meredam konflik. Ini mengaburkan kebutuhan emosional yang sebenarnya.

  • Permainan Menolak Empati

  • Mereka tidak mampu menempatkan diri pada posisi orang lain. Mereka tidak mau atau tidak bisa memahami perasaan pasangan. Ini membuat pasangannya merasa tidak didengar atau divalidasi.

  • Permainan Melontarkan Komentar Negatif

  • Mereka cenderung membuat komentar negatif atau meremehkan. Hal ini bertujuan untuk membuat pasangannya merasa tidak aman. Ini adalah cara halus untuk mengendalikan hubungan.

    Editor: Novia Tri Astuti
    Tags
    Jawa Pos
    JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
    Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
    Download Aplikasi JawaPos.com
    Download PlaystoreDownload Appstore