Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 4 Agustus 2025 | 16.50 WIB

9 Tolok Ukur Sukses Generasi Boomer yang Kurang Relevan bagi Generasi Muda

Ilustrasi seseorang berjalan membawa segelas kopi dengan senyum./Freepik - Image

Ilustrasi seseorang berjalan membawa segelas kopi dengan senyum./Freepik

JawaPos.com - Ada kesenjangan besar antara tolok ukur kesuksesan yang dipegang oleh Generasi Baby Boomer dengan generasi muda saat ini. Hal yang dianggap penting oleh Boomer seringkali tidak relevan. Perbedaan ini mencerminkan perubahan ekonomi dan sosial.

Generasi muda tidak lagi terikat pada tradisi yang kaku dari masa lalu. Melansir dari Geediting.com Senin (4/8), pandangan mereka tentang kesuksesan telah bergeser. Mereka lebih mengutamakan fleksibilitas dan pengalaman dibandingkan status.

Berikut adalah sembilan tonggak kesuksesan yang Boomer junjung tinggi, namun kurang relevan bagi generasi muda:

  1. Mendapatkan Jabatan Manajerial di Perusahaan Besar

Bagi Boomer, menduduki posisi tinggi di kantor adalah simbol kesuksesan. Posisi manajerial dengan kantor sudut merupakan puncak karier yang diimpikan. Namun, generasi muda kini melihatnya sebagai beban dan bukan pencapaian.

  • Bekerja di Satu Perusahaan Selama Puluhan Tahun

  • Loyalitas terhadap perusahaan selama 30 tahun adalah hal yang sangat dihargai. Generasi Boomer membangun identitas mereka di sekitar perusahaan. Generasi muda menganggap hal itu sebagai stagnasi.

  • Memiliki Rumah sebelum Usia 30 Tahun

  • Kepemilikan rumah di usia muda adalah bukti telah menjadi "orang dewasa" bagi Boomer. Mereka melihatnya sebagai tabungan paksa dan investasi yang bagus. Generasi muda lebih menghargai fleksibilitas untuk bisa pindah kapan saja.

  • Menikah sebelum Usia 25 Tahun

  • Menikah dan membangun keluarga di usia muda adalah prioritas utama. Ini adalah tolok ukur kesuksesan sosial yang sangat dipaksakan. Generasi muda lebih fokus pada pengembangan diri dan kestabilan finansial pribadi.

  • Mobil Baru sebagai Simbol Status

  • Bagi Boomer, mobil adalah resume berjalan. Memiliki mobil baru yang mahal menunjukkan kemajuan karier yang pesat. Generasi muda cenderung lebih suka gaya hidup tanpa mobil atau memilih kendaraan bekas yang sudah lunas.

  • Mendaki Hierarki Sosial Terlihat

  • Mereka mengejar hierarki sosial yang terlihat jelas. Hal ini dilakukan untuk menunjukkan kesuksesan kepada orang lain. Generasi muda lebih fokus pada lingkaran sosial yang tulus.

    Editor: Setyo Adi Nugroho
    Tags
    Jawa Pos
    JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
    Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
    Download Aplikasi JawaPos.com
    Download PlaystoreDownload Appstore