Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 24 Juli 2025 | 02.13 WIB

Akibat Tidak Pernah Merasakan Hubungan yang Sehat 8 Perilaku Beracun Ini Sering Dianggap sebagai Hal Normal

Ilustrasi. (Pexels.com) - Image

Ilustrasi. (Pexels.com)

JawaPos.com - Tak semua orang memiliki kehidupan cinta yang mujur dan bisa merasakan hubungan asmara yang sehat dan harmonis.

Alih-alih dilimpahi oleh kasih sayang, beberapa orang justru menjalani hubungan beracun dengan pasangan yang toxic.

Akibatnya, orang yang bertahan di hubungan toxic seringkali menganggap perilaku red flag dari pasangannya sebagai hal yang wajar.

Bahkan mereka tidak keberatan untuk menerimanya. seperti dilansir dari VegOut, berikut delapan perilaku beracun yang kerap dianggap wajar oleh mereka yang belum pernah mengalami hubungan sehat dan mengapa begitu sulit untuk melepaskannya.

1. Mengira Konflik sebagai Keintiman

Ketika konflik menjadi patokan, ketenangan terasa membosankan. Debar jantung akibat pertengkaran sangat mungkin disalahartikan sebagai bukti cinta. 

Padahal keintiman sejati justru tumbuh di ruang-ruang kecil: tawa di dapur, percakapan ringan sebelum tidur, dan ya menumpahkan kopi di meja tanpa drama.

Ironisnya, hubungan penuh intensitas justru menghalangi keintiman. Terlalu sibuk mengelola konflik, sampai tidak pernah benar-benar mengenal pasangan di luar gaya bertengkar.

2. Mencatat Skor Seperti Perlombaan

"Giliranmu cuci piring."
"Aku yang terakhir minta maaf, ingat?"

Dalam hubungan yang sehat, memberi dan menerima terjadi secara alami. Tapi bagi yang terbiasa hidup dalam dinamika transaksional, setiap tindakan harus seimbang. 

Ada rasa takut dimanfaatkan jika tidak mencatat semuanya. Akhirnya, cinta pun dihitung layaknya buku utang piutang.

Masalahnya, hubungan bukan akuntansi. Jika semua tindakan harus ‘dibayar’, kapan ada ruang untuk kemurahan hati?

3. Pengawasan Disamarkan Sebagai Kepedulian

Berbagi password. Melacak lokasi satu sama lain. Mengecek pesan secara berkala. Semua dibungkus dalam kalimat manis: “Aku hanya peduli.”

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore