
Banyak pasangan memilih berpisah demi ketenangan dan tumbuh lebih sehat secara emosional. (Freepik)
Dilansir dari Your Tango, bersama terapis Susan Pease Gadoua dan jurnalis Vicki Larson penulis buku The New I Do: Reshaping Marriage for Skeptics, Realists, and Rebels kita akan membongkar 9 mitos paling umum tentang perceraian yang sebaiknya kamu hentikan untuk dipercaya:
Angka 50 persen hanyalah proyeksi lama dari tahun 70-an. Saat ini, tingkat perceraian menurun drastis, khususnya bagi mereka yang menikah di usia lebih matang.
Fakta yang paling merusak anak bukan perceraian, tapi konflik orang tua yang terus-menerus. Lingkungan yang damai, meski orang tua terpisah, jauh lebih baik bagi perkembangan anak.
Meski statistik menunjukkan kemungkinan cerai lebih tinggi, banyak pasangan kini memilih model pernikahan alternatif seperti Living Apart Together (LAT) yang bisa mengurangi tekanan hubungan dan membuat ikatan lebih sehat.
Pernikahan yang berakhir bukan berarti gagal. Bisa jadi itu keputusan sehat bagi kedua pihak, terutama jika sudah berhasil membesarkan anak-anak dengan baik.
Tidak ada bukti kuat bahwa pesta mewah menjamin langgengnya pernikahan. Yang lebih berpengaruh adalah kepribadian, empati, dan kesesuaian harapan antar pasangan.
Kamu tidak bisa mengendalikan pasanganmu sepenuhnya. Fokuslah menjadi pasangan yang baik, bukan mengejar pernikahan bebas perceraian secara mutlak. Kadang, melepaskan adalah pilihan paling sehat.
Fakta yang memicu perceraian bukan soal tinggal bersama atau tidak, tapi usia saat mulai hidup bersama. Menetap di usia terlalu muda lebih berisiko berujung cerai.
Banyak pasangan tetap bersama meski pernah menghadapi perselingkuhan. Yang lebih merusak adalah ekspektasi bahwa pernikahan harus membatasi seluruh bentuk keintiman dengan orang lain.
Semua pernikahan punya masa sulit. Ketidakbahagiaan sesaat bukan alasan otomatis untuk berpisah. Tapi jika masalah terus berlarut dan semua usaha sudah dicoba, perpisahan bisa jadi solusi yang sehat. (Sri Wahyuni)
***

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
