
Ilustrasi strawberry skin atau kulit stroberi yang terdapat pada kaki. (Freepik)
JawaPos.com - Dalam dunia kecantikan, tren buah-buahan sempat menjadi ramai, seperti “strawberry makeup” atau skincare berbasis buah-buahan.
Namun ada juga satu istilah yang justru mengacu pada kondisi kulit yang tidak diinginkan, yakni strawberry skin atau kulit stroberi.
Meski terdengar manis, istilah tersebut menggambarkan tampilan kulit kaki dengan bintik-bintik gelap kecil yang menyerupai biji stroberi, yang umumnya sering terlihat di area pori-pori atau folikel rambut.
Kondisi ini menjadi lebih mencolok saat cuaca menghangat dan kulit lebih sering terekspos. Untungnya, kulit stroberi bisa diatasi dengan pendekatan yang tepat.
Melansir laman ELLE, berikut pembahasan lengkap mengenai apa itu strawberry skin atau kulit stroberi, penyebabnya, serta bahan dan rutinitas terbaik untuk membantu mengembalikan tampilan kulit yang halus dan sehat.
Apa Itu Strawberry Skin dan Bagaimana Cara Mengenalinya?
Strawberry skin atau kulit stroberi, yang dalam istilah medis sering dikaitkan dengan keratosis pilaris, ditandai dengan munculnya bintik-bintik kecil yang lebih gelap di pori-pori kulit, terutama di kaki.
Menurut seorang dokter kulit yang juga merupakan pendiri Radiant Dermatology Associates, Dr. Dara Spearman, kondisi ini bisa disebabkan oleh pori-pori tersumbat, iritasi akibat mencukur, rambut tumbuh ke dalam, atau penumpukan keratin di folikel rambut.
Meskipun kondisi ini lebih sering terlihat pada kulit terang, tidak menutup kemungkinan dialami oleh siapa pun dengan berbagai jenis kulit.
Ketika suhu mulai menghangat dan pakaian menjadi lebih terbuka, kondisi kulit seperti ini sering kali menjadi lebih mencolok.
Bahan-Bahan yang Ampuh Mengatasi Strawberry Skin
Menurut Dr. Dara Spearman, untuk merawat kulit stroberi secara efektif, terdapat beberapa rekomendasi penggunaan bahan-bahan yang dapat mengeksfoliasi kulit dengan lembut, membuka pori-pori, dan mengurangi peradangan, seperti:
- AHA (Alpha Hydroxy Acid) seperti asam glikolat dan asam laktat, yang bekerja pada permukaan kulit untuk menghaluskan tekstur kasar.
- BHA (Beta Hydroxy Acid) seperti asam salisilat, yang menembus lebih dalam ke pori-pori untuk membersihkan sumbatan.
- Urea, yang tidak hanya membantu eksfoliasi, tetapi juga menghidrasi kulit secara bersamaan, ideal untuk menghindari kekeringan akibat pengelupasan.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
