
Ilustrasi parfum. (Unsplash)
JawaPos.com – Setiap orang memiliki selera parfum yang berbeda-beda.
Tak hanya preferensi olfaktori pribadi maupun terpengaruh endorsement dari selebriti serta tren yang naik dari media sosial, diam-diam lokasi geografis, budaya dan tradisi juga memengaruhi kita dalam memilih sebotol parfum untuk dibeli.
Apa yang dianggap sebagai "parfum nomor satu" akan bervariasi di setiap negara dan bebauan yang umum dihirup di lingkungannya. Baik itu bunga-bungaan lembut dari Eropa atau kayu gaharu dan kemenyan Asia dan Timur Tengah, setiap racikan punya cerita.
Menyadur dari Byrdie pada Rabu (8/4), inilah berbagai merek parfum yang saat ini menjadi paling populer di sembilan negara:
1. Brasil: Natura - Ekos Alma
Wangi citrus dan buah-buahan yang segar mendominasi pasar Brasil, dan penduduknya lebih memilih untuk membeli dari rumah produksi lokal. Ekos Alma dari Natura menjadi salah satunya, dengan profil wangi floral woody, parfum ini terinspirasi dari hutan hujan Amazon. Formulanya mengandung minyak atsiri khas sumber daya Amazon serta racikan minuman keras tradisional yang disebut alma, tersebut dalam judulnya.
2. Inggris: Jo Malone - Oud & Bergamot
Aroma manis dengan sentuhan citrus seperti Coco Mademoiselle dari Chanel sudah lama menjadi favorit di Inggris. Namun, sejak tahun 2010, tren mulai bergeser ke arah parfum uniseks dengan karakter aroma yang lebih kuat. Inilah alasan mengapa Oud & Bergamot Rich Extract Cologne Intense dari Jo Malone kini menjadi salah satu parfum terlaris di Britania Raya.
3. Amerika Serikat: Byredo - Mojave Ghost
Konsumen dari Amerika Serikat menyukai wangi bunga putih dan nilam, tak menggeser kepopuleran Chanel Chance, Coco Mademoiselle serta Viktor & Rolf Flowerbomb. Tetapi ada pula tren dalam wewangian anti-mainstream dari rumah produksi niche sebagai pembeda dari arus mayoritas atau menjadi pilihan acara spesial, seperti misalnya Mojave Ghost dari Byredo atau Santal 33 dari Le Labo.
4. Jepang: Parfums de Nicolaï - Fig Tea
Dalam budaya Jepang, penggunaan parfum dengan aroma yang terlalu menyengat dianggap kurang sopan dan bisa melanggar norma kesopanan. Oleh karena itu, aroma yang ringan, segar, atau bernuansa citrus lebih banyak diminati. Merek-merek besar seperti Chanel pun belum terlalu mendominasi pasar parfum di Jepang, jika dibandingkan dengan popularitas aroma lembut seperti Fig Tea dari Parfums de Nicolaï yang lebih sesuai dengan selera lokal.
5. Uni Emirat Arab: Memo - Irish Leather
Terkenal dengan oud, selera tanah Timur Tengah berbalik 180 derajat dengan Jepang. Minyak berkualitas tinggi dengan harum yang kaya dan tahan lama menjadi incaran. Uni Emirat Arab sedang melihat sebuah perubahan pasar lewat mencoba merek impor dengan wangi kuat daripada selalu memilih produksi lokal, dengan Irish Leather dari Memo sebagai salah satu yang terpopuler.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
