Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 26 Maret 2025 | 19.20 WIB

Teknik Mirroring: Rahasia Komunikasi yang Bisa Selamatkan Pernikahan di Ujung Tanduk

ilustrasi pasangan suami istri. (freepik) - Image

ilustrasi pasangan suami istri. (freepik)

JawaPos.com - Komunikasi yang efektif adalah fondasi penting dalam setiap hubungan, terutama pernikahan. Namun, tidak jarang pasangan suami istri mengalami kesulitan dalam berkomunikasi sehingga memicu berbagai masalah. Satu di antara kisah inspiratif datang dari seorang wanita bernama Gen yang pernikahannya hampir kandas.

Gen dan suaminya merasa semakin jauh satu sama lain dan sering terlibat dalam pertengkaran yang tidak berujung. Mereka telah mencoba berbagai cara untuk memperbaiki komunikasi, namun belum berhasil. Hingga akhirnya, mereka menemukan metode komunikasi unik yang jarang dibahas oleh terapis, yaitu teknik "mirroring".

Dilansir dari geediting.com pada Rabu (26/3), teknik mirroring bisa menjadi solusi untuk menyelamatkan pernikahan yang berada di ujung tanduk.

1. Mendengarkan dengan Empati

Teknik komunikasi mirroring atau memantulkan bekerja dengan cara sederhana yakni satu pihak berbicara, sementara pihak lainnya mendengarkan dengan penuh perhatian. Setelah itu, pendengar mengulang atau memparafrase apa yang telah disampaikan pasangannya.

Metode ini bertujuan memastikan bahwa pesan yang disampaikan benar-benar dipahami oleh kedua belah pihak. Gen mengungkapkan bahwa pada awalnya teknik ini terasa canggung, tetapi seiring waktu mereka mulai terbiasa. Mereka pun belajar untuk mendengarkan satu sama lain dengan lebih baik, tanpa tergesa-gesa merespons atau membela diri.

2. Memvalidasi Perasaan Pasangan

Bagian penting lainnya dari teknik mirroring adalah validasi perasaan. Setelah memparafrase ucapan pasangan, kita perlu menunjukkan bahwa kita memahami dan mengakui perasaannya. Misalnya, dengan mengatakan "Saya mengerti kamu merasa frustrasi karena..."

Validasi ini sangat penting karena membuat pasangan merasa didengarkan dan dipahami. Gen dan suaminya menyadari bahwa selama ini mereka sering kali mengabaikan atau meremehkan perasaan satu sama lain. Dengan teknik mirroring, mereka belajar untuk lebih peka terhadap emosi pasangan.

3. Mengurangi Kesalahpahaman

Satu di antara manfaat utama dari teknik mirroring adalah berkurangnya kesalahpahaman. Ketika kita mencoba mengulang apa yang dikatakan pasangan, kita memiliki kesempatan untuk mengklarifikasi jika ada hal yang kurang jelas. Hal ini mencegah terjadinya interpretasi yang salah yang sering kali menjadi sumber konflik.

Gen mengungkapkan bahwa sebelum menggunakan teknik ini, mereka sering kali bertengkar hanya karena salah paham. Mereka berasumsi bahwa mereka tahu apa yang dipikirkan atau dirasakan oleh pasangan, padahal kenyataannya tidak demikian. Mirroring membantu mereka untuk berkomunikasi dengan lebih akurat.

4. Meningkatkan Keintiman Emosional

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore