
Pernikahan ./ (Pexels)
JawaPos.com – Seringkali orang-orang yang sudah menikah mengalami kenaikan berat badan. Bobot tubuh mereka yang bertambah membuat tampilan semakin berbeda jika dibandingkan ketika masih lajang.
Tapi, apakah benar antara pernikahan dan berat badan yang meningkat memiliki keterkaitan satu sama lain?
Meskipun terdengar membingungkan, ternyata ada studi yang pernah membahas mengenai hal ini.
Pernikahan dan Kenaikan Berat Badan Saling Berhubungan
Mengutip dari Hindustantimes, sebuah penelitian dalam jurnal Economics & Human Biology mengungkap hubungan langsung antara peningkatan indeks massa tubuh dan pernikahan. Studi ini terfokus pada pria , khususnya yang telah mengarungi bahtera rumah tangga selama lima tahun.
Apa alasan berat badan pria meningkat usai memiliki istri? Para peneliti menjelaskan, ada kecenderungan pria makan lebih banyak seiring usia pernikahan bertambah. Namun begitu, mereka juga lebih sedikit berolahraga.
Fenomena ini disebut sebagai happy fat. Istilah ini berarti berat badan meningkat karena terkait stabilnya hubungan romansa.
Kalau dibandingkan dengan saat masih lajang, ada perbedaan indeks massa tubuh yang signifikan. Lalu, apakah kenaikan berat badan usai menikah ini hanya berlaku pada pria saja? Faktanya tidak.
Wanita pun mengalami hal serupa yakni bobot tubuhnya meningkat setelah berumah tangga. Hal ini diungkapkan oleh studi dari National Institute of Cardiology di Warsawa, Polandia.
Baik laki-laki maupun wanita sama-sama mengalami peningkatan berat badan, hanya saja persentasenya berbeda. Menurut studi tersebut, menikah dapat meningkatkan kemungkinan kelebihan berat badan sebesar 62 persen pada laki-laki.
Sementara pada wanita, kemungkinan tersebut lebih kecil yakni sebesar 39 persen. Adapun laki-laki juga berisiko mengalami obesitas tiga kali lipat, sedangkan risiko itu tidak meningkat pada wanita.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
