Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 23 Maret 2025 | 16.09 WIB

Perbedaan Kebiasaan Belanja, Mengapa Gen Z Bikin Boomers Geleng-Geleng Kepala?

Ilustrasi orang setelah belanja. (Freepik) - Image

Ilustrasi orang setelah belanja. (Freepik)

JawaPos.com - Generasi Z atau Gen Z, yang lahir antara pertengahan 1990-an dan awal 2010-an, memiliki pendekatan unik dalam berbelanja. Kebiasaan mereka sering kali berbeda jauh dari generasi sebelumnya, terutama generasi baby boomer. Perbedaan ini tidak hanya terlihat dari produk yang dibeli, tetapi juga bagaimana dan mengapa mereka membeli.

Melansir geediting.com pada Minggu (23/3), berikut adalah delapan kebiasaan berbelanja Gen Z yang sulit dipahami oleh generasi Baby Boomer.

1. Prioritas Pengalaman dan Nilai Dibanding Kepemilikan Materi

Satu di antara perbedaan mendasar adalah prioritas yang diberikan pada pengalaman. Gen Z cenderung lebih menghargai perjalanan, konser, atau makanan enak dibandingkan dengan mengumpulkan barang mewah. Mereka melihat pengeluaran untuk pengalaman sebagai investasi dalam pertumbuhan pribadi dan kenangan yang tak terlupakan.

Sebaliknya, generasi boomer mungkin lebih fokus pada kepemilikan aset yang berwujud. Rumah, mobil, dan barang-barang tahan lama seringkali menjadi simbol kesuksesan bagi mereka. Perbedaan nilai ini tercermin jelas dalam alokasi anggaran belanja masing-masing generasi.

2. Ketergantungan pada Media Sosial dan Influencer

Gen Z tumbuh di era digital, sehingga media sosial memainkan peran besar dalam keputusan pembelian mereka. Mereka sangat dipengaruhi oleh ulasan teman, rekomendasi influencer, dan tren viral di platform seperti TikTok dan Instagram. Jika sebuah produk atau merek sedang populer di media sosial, kemungkinan besar Gen Z akan tertarik untuk mencobanya.

Generasi boomer, di sisi lain, cenderung lebih mengandalkan iklan tradisional di televisi atau majalah. Mereka juga mungkin lebih percaya pada rekomendasi dari teman dan keluarga secara langsung. Sumber informasi dan pengaruh ini sangat berbeda antarkedua generasi.

3. Kesadaran Sosial dan Lingkungan yang Tinggi

Gen Z dikenal memiliki kesadaran yang lebih tinggi terhadap isu-isu sosial dan lingkungan. Mereka cenderung mendukung merek yang memiliki nilai-nilai yang sama dengan mereka, seperti keberlanjutan, etika produksi, dan tanggung jawab sosial. Produk dari perusahaan yang dianggap tidak etis atau merusak lingkungan bisa dengan mudah dihindari oleh mereka.

Generasi boomer, meskipun juga peduli, mungkin tidak menjadikannya faktor utama dalam setiap keputusan pembelian. Harga dan kualitas produk sering kali menjadi pertimbangan yang lebih dominan bagi mereka. Perbedaan prioritas ini memengaruhi pilihan merek dan produk yang diambil.

4. Preferensi Belanja Online dan Kemudahan Akses

Kemudahan dan kecepatan belanja online sangat menarik bagi Gen Z. Mereka terbiasa membeli hampir semua hal melalui ponsel atau laptop mereka, mulai dari pakaian hingga makanan. Proses belanja yang cepat, praktis, dan dengan banyak pilihan menjadi daya tarik utama.

Generasi boomer mungkin masih lebih menyukai pengalaman berbelanja langsung di toko fisik. Mereka menghargai interaksi dengan penjual, kemampuan untuk melihat dan menyentuh produk sebelum membeli. Namun, kenyamanan belanja online juga semakin menarik bagi sebagian dari mereka.

5. Fleksibilitas Keuangan dan Penggunaan Metode Pembayaran Digital

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore