Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 12 Maret 2025 | 00.45 WIB

Ladies Harus Waspada! 8 Peringatan Keras Seorang Pria yang Tertarik Hanya Karena Kesepian, Menurut Psikologi Hubungan

ilustrasi. (pexels.com) - Image

ilustrasi. (pexels.com)

JawaPos.com - Menemukan pasangan ideal untuk menjalin hubungan cinta yang bermakna bukan perkara mudah, terutama bagi perempuan.

Jangan sampai kamu jatuh cinta pada seseorang yang ternyata hanya menjadikanmu sebagai pengisi kekosongannya.

Banyak tanda yang bisa menunjukkan bahwa seorang pria yang tertarik hanya karena kesepian tidak benar-benar memiliki perasaan yang tulus terhadapmu.

Sebelum kamu terjebak lebih jauh, dilansir dari Blog Herald pada Selasa (11/3) berikut adalah 8 peringatan keras yang perlu kamu perhatikan!

1. Dia Selalu Tersedia Kapan Saja

Wajar jika seseorang yang menyukaimu ingin menghabiskan waktu bersamamu. Tapi kalau dia selalu siap sedia kapan pun kamu butuhkan, tanpa terlihat memiliki kesibukan atau kehidupan sendiri, ini bisa menjadi tanda bahaya.

Carl Jung, psikiater dan psikoanalis ternama, pernah berkata: “Kesepian bukan disebabkan tidak adanya teman di sekitar, tetapi disebabkan ketidakmampuan untuk mengomunikasikan hal-hal yang menurutnya penting bagi dirinya.”

Jika seorang pria tampak lebih tertarik untuk sekadar menghabiskan waktu bersamamu daripada benar-benar mengenalmu sebagai pribadi, bisa jadi dia hanya mencari seseorang untuk menutupi kesepiannya. Hubungan yang sehat harusnya didasarkan pada saling pengertian, bukan sekadar mengisi waktu kosong.

2. Dia Lebih Tertarik dengan Perasaannya daripada Perasaanmu

Dalam sebuah hubungan, komunikasi harus berjalan dua arah. Tapi jika dia hanya sibuk membicarakan masalah dan kesendiriannya tanpa pernah bertanya bagaimana perasaanmu, ini adalah tanda jelas bahwa dia lebih peduli pada kenyamanannya sendiri.

Saat kamu mencoba berbagi cerita, apakah dia langsung mengalihkan pembicaraan kembali ke dirinya? Jika iya, bisa jadi dia tidak benar-benar peduli padamu, melainkan hanya membutuhkan seseorang untuk mendengarkan keluh kesahnya.

3. Pujiannya Terasa Klise

Pujiannya lebih terdengar seperti skrip yang bisa diucapkan kepada siapa saja? Hati-hati! Jika dia hanya mengatakan hal-hal umum seperti “Kamu baik” atau “Kamu menyenangkan” tanpa pernah menunjukkan apresiasi yang lebih spesifik terhadap keunikanmu, ini bisa menjadi tanda ketertarikannya hanya bersifat dangkal.

Alfred Adler, seorang psikoterapis terkenal, pernah berkata: “Semakin besar perasaan rendah diri yang dialami, semakin kuat pula dorongan untuk menaklukkan dan semakin hebat pula gejolak emosinya.”

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore