Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 18 Mei 2026 | 20.17 WIB

Jika Seseorang Merasa Sangat Kesepian tetapi Pandai Menyembunyikannya, Mereka Sering Menunjukkan 9 Tanda Halus Ini Menurut Psikologi

seseorang yang pandai menyembunyikan kesepian / foto: Magnific/freepik - Image

seseorang yang pandai menyembunyikan kesepian / foto: Magnific/freepik

JawaPos.com - Kesepian sering kali dibayangkan sebagai sesuatu yang mudah dikenali: seseorang yang menyendiri, jarang berbicara, tampak murung, atau menghindari interaksi sosial. Namun dalam kenyataannya, kesepian tidak selalu datang dengan tanda-tanda yang jelas. Banyak orang justru terlihat baik-baik saja di permukaan—mereka tetap bekerja, bercanda, aktif di media sosial, bahkan dikelilingi banyak orang. Tetapi di balik semua itu, mereka menyimpan rasa hampa yang mendalam.

Menurut bidang Psikologi, kesepian bukan sekadar kondisi “sendirian,” melainkan pengalaman subjektif ketika seseorang merasa hubungan sosialnya tidak cukup bermakna, meski secara kuantitas ia tidak kekurangan interaksi. Inilah mengapa seseorang bisa memiliki banyak teman, pasangan, atau lingkungan kerja yang ramai, tetapi tetap merasa terisolasi secara emosional.

Orang yang pandai menyembunyikan kesepiannya biasanya telah belajar untuk beradaptasi. Mereka tidak ingin dianggap lemah, merepotkan, atau terlalu emosional. Akibatnya, rasa sepi itu dibungkus dengan perilaku yang tampak normal, bahkan terkadang mengagumkan. Namun jika diperhatikan lebih dalam, ada beberapa tanda halus yang sering muncul.

Dilansir dari Expert Editor pada Sabtu (16/5), terdapat 9 tanda subtil yang sering ditunjukkan seseorang yang merasa sangat kesepian tetapi ahli menyembunyikannya.

1. Mereka Sangat Ramah, tetapi Jarang Membuka Diri

Salah satu paradoks terbesar dari kesepian adalah: orang yang kesepian sering kali justru sangat mudah diajak berbicara.

Mereka bisa menjadi pendengar yang baik, tertarik pada cerita orang lain, dan terlihat hangat dalam percakapan. Namun ketika pembicaraan beralih kepada diri mereka sendiri, mereka cenderung menghindar.

Mereka mungkin menjawab dengan candaan, mengganti topik, atau memberikan jawaban yang sangat umum seperti, “Aku baik-baik saja.”

Ini bukan karena mereka tidak ingin dekat dengan orang lain, melainkan karena membuka diri terasa berisiko. Ada ketakutan bahwa jika mereka menunjukkan isi hati yang sebenarnya, orang lain tidak akan mengerti atau bahkan menjauh.

Akibatnya, hubungan yang mereka bangun sering terasa luas tetapi dangkal.

2. Mereka Selalu Tampak Sibuk

Orang yang kesepian sering mengisi hidupnya dengan aktivitas tanpa henti.

Jadwal mereka padat: bekerja, belajar, olahraga, mengikuti komunitas, atau mengejar proyek baru. Dari luar, mereka terlihat produktif dan termotivasi.

Namun kesibukan ini kadang menjadi mekanisme distraksi.

Saat mereka berhenti dan memiliki waktu kosong, rasa sepi biasanya muncul lebih kuat. Karena itu, mereka terus bergerak agar tidak perlu berhadapan dengan keheningan internal.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore