Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 8 Maret 2025 | 16.46 WIB

5 Bunga Cantik yang Mekar Sepanjang Tahun Ini Beracun, Tiga di Antaranya Sering Ditemui di Indonesia

Ilustrasi bunga terompet, beracun bagi anak. (Unsplash/Viswaprem) - Image

Ilustrasi bunga terompet, beracun bagi anak. (Unsplash/Viswaprem)

JawaPos.com – Tanaman hias, terutama yang memiliki bunga berwarna-warni, selalu menarik perhatian dan menyegarkan pandangan.

Akan lebih menyenangkan jika tanaman tersebut termasuk jenis perennial, yang dapat tumbuh dan berbunga sepanjang tahun tanpa terbatas pada satu atau dua musim saja.

Namun, dalam dunia makhluk hidup, semakin mencolok sering kali berarti semakin berbahaya. Beberapa tanaman memiliki kandungan racun yang perlu diwaspadai, terutama jika Anda memiliki anak kecil, hewan peliharaan, atau ternak di sekitar rumah.

Meski begitu, bukan berarti Anda harus langsung menyingkirkan tanaman tersebut dari pekarangan. Dengan perawatan yang cermat dan kesadaran akan potensi bahayanya, Anda tetap bisa menikmati keindahan tanaman beracun ini secara aman.

Dikutip dari Homes and Gardens Newsletter pada Jumat (7/3), berikut adalah lima tanaman berbunga sepanjang tahun yang perlu ditangani dengan hati-hati karena mengandung racun.

1. Euphorbia

Tanaman hias dari keluarga Euphorbia banyak digunakan sebagai pembatas pekarangan di Indonesia karena batangnya yang berduri. Tanaman ini juga dikenal dengan sebutan "bunga delapan dewa", karena kelopak dan kuntumnya umumnya berjumlah kelipatan delapan.

Namun, perlu berhati-hati saat menanganinya. Pasalanya getah dari tanaman ini bersifat iritan dan sebaiknya sudah menjadi pengetahuan dasar bagi para perawat kebun. Kontak dengan getah euphorbia dapat menyebabkan ruam yang menyakitkan, bahkan jika mengenai mata, dapat menimbulkan rasa perih dan ketidaknyamanan yang luar biasa.

Saat memangkas batang euphorbia, disarankan untuk menggunakan sarung tangan dan, jika perlu, pelindung mata serta wajah demi keamanan.

2. Wolfsbane

Wolfsbane, atau dalam bahasa Latin Aconitum, lebih banyak ditemukan di daerah pegunungan di belahan utara dunia. Namun, reputasinya sebagai tanaman beracun sudah dikenal luas, terutama karena sering muncul dalam berbagai media. Tanaman ini juga dikenal dengan sebutan monkshood, karena bentuk bunganya menyerupai seseorang yang mengenakan jubah biru.

Wolfsbane mengandung acotinine serta senyawa alkaloid lain yang sangat beracun. Racunnya tidak hanya berbahaya jika tertelan secara tidak sengaja, tetapi juga dapat menyebabkan iritasi kulit serta sensasi kesemutan atau rasa seperti tertusuk jarum pada area yang terpapar.

Saat menangani wolfsbane, gunakan sarung tangan untuk menghindari kontak langsung. Setelahnya, pastikan untuk mencuci tangan dengan sabun dan air hangat guna menghilangkan sisa racun yang mungkin menempel.

3. Lantana

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore