Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 5 Maret 2025 | 00.26 WIB

Ikut Terlibat dalam Gerakan Isu Lingkungan, Aksi Anak Muda Mulai dari Kumpulkan Sampah Hingga Barang Preloved

Ilustrasi anak muda mengumpulkan sampah untuk didaur ulang. (IST) - Image

Ilustrasi anak muda mengumpulkan sampah untuk didaur ulang. (IST)

JawaPos.com – Isu lingkungan seperti perubahan iklim, polusi hingga krisis sampah menajdi tantangan yang harus dihadapi bersama terutama kaum muda yang akan meneruskan generasi di masa datang. Untuk itu, perlunya peran aktif anak muda untuk menciptakan solusi berkelanjutan demi masa depan bumi yang lebih baik.

Saat langkah nyata yang mulai terlihat dilakukan anak muda antara lain memilah sampah hingga mengurangi penggunaan plastik. Disamping itu, dengan terlibat dalam komunitas atau gerakan yang berfokus pada isu lingkungan juga mulai banyak diminati kaum muda.

Hal ini dibuktikan dengan mulai bermunculan gerakan-gerakan yang diprakarsai oleh anak muda di berbagai kota besar di Indonesia. Salah satu contoh nyata dari inisiatif anak muda dalam membangun kesadaran lingkungan bisa dilihat dari Cobra Cleanup Committee, salah satu cabang dari Namu Indonesia di Surabaya.

Cobra Cleanup Committee bekerja sama dengan Eco Sabres, salah satu cabang Namu Indonesia yang berbasis di Sekolah Singapore National Academy (SNA), untuk mengumpulkan sampah yang kemudian didonasikan ke bank sampah.

Kali ini, empat anggota Cobra Cleanup Committee, yaitu Ellyse Joanne Sentosa, Muhammad Raufan Hakim Rachmad Nusi, William Chandra, dan Yoo Min Bark, berkunjung ke Bank Sampah Sektoral Anggrek sebagai bagian dari misi mereka dalam program daur ulang.

Ellyse, Ketua Cobra Cleanup Committee dan Penemu Namu Indonesia, mengungkapkan, pihaknya berhasil mengumpulkan total 203,6 kg sampah kali ini dengan bantuan Eco Sabres, cabang Namu Indonesia di Sekolah Singapore National Academy (SNA). “Bailey Hartanto (Ketua Eco Sabres) mengkoordinasikan pengumpulan sampah di komunitas SNA hingga sampah yang kita donasikan bisa sebanyak ini. Totalnya kami telah mengumpulkan sekitar 320 kg semenjak mulainya kita di tahun lalu,”  ujar Ellyse.

Menurutnya, melalui kegiatan semacam ini, mereka bisa belajar lebih dalam tentang pentingnya menjaga alam serta mendapatkan pengalaman langsung dalam aksi nyata. Dengan kesadaran yang tinggi, generasi  muda tidak hanya dapat mengubah kebiasaan pribadi tetapi juga menginspirasi lingkungan sekitar untuk ikut bergerak.

 “Baguslah jika anak-anak giat menerapkan program recycling ini di dalam lingkungan mereka. Kan sudah jarang ada anak yang seperti ini,” ujar Susy, anggota crew Bank Sampah Sektoral Anggrek, kepada keempat remaja anggota Cobra Cleanup Committee, Rabu (26/02/2025).

Selain program daur ulang, Cobra Cleanup Committee juga menjalankan program keberlanjutan lainnya. Salah satunya adalah Garage Sale yang diadakan di sekolah. Dalam kegiatan ini, komunitas Surabaya Intercultural School mendonasikan barang-barang preloved mereka. Barang tersebut kemudian dijual kembali oleh Cobra Cleanup Committee. Hasil penjualannya dikonversi menjadi dana yang dapat disumbangkan ke Panti Asuhan.

Organisasi ini juga menjalin hubungan dengan sekolah di Amerika dan Korea. Sebagai bagian dari Namu Internasional, mereka menjadi pelopor gerakan eco sustainability di kalangan pelajar Indonesia.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore