Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 27 Februari 2025 | 15.31 WIB

8 Tanda Peringatan Keras dari Seseorang yang Sudah Terkuras secara Emosional dan Butuh Pertolongan: Salah Satunya Suka Mood Swing

Ilustrasi mood swing. - Image

Ilustrasi mood swing.

JawaPos.com - Ketika kita sudah merasa terkuras secara emosional maka tubuh akan mudah lelah dan suasana hati pun tidak stabil. Tapi semua orang tidak memahami akan hal ini.

Layaknya manusia memiliki keterbatasan baik dari segi fisik maupun emosional, tapi sayangnya kita selalu memaksakan diri untuk bersikap baik-baik saja.

Dilansir dari laman Hack Spirit pada Rabu (26/02) inilah 8 tanda peringatan keras dari seseorang yang sudah terkuras secara emosional dan butuh pertolongan :

1. Kelelahan terus-menerus

Merasa lelah setelah hari yang panjang adalah hal yang normal. Tetapi ketika kelelahan menjadi konstan, itu bisa menjadi tanda sesuatu yang lebih dalam.

Kelelahan emosional sering muncul secara fisik, menguras energi dan membuat tugas-tugas sederhana sekalipun terasa luar biasa. Kamu mungkin bangun dengan perasaan sama lelahnya seperti ketika pergi tidur atau berjuang untuk fokus sepanjang hari.

Psikolog mengatakan bahwa ketika seseorang terkuras secara emosional, tubuh mereka menandakan perlunya istirahat yang tidak hanya secara fisik, tetapi juga secara mental dan emosional.

2. Merasa mati rasa secara emosional

Percakapan terasa membosankan, bahkan dengan orang yang dicintai. Rasanya seperti emosi p telah mati untuk melindungi diri dari sesuatu yang bahkan tidak sepenuhnya disadari.

Psikolog menyebut ini mati rasa emosional, dan itu adalah tanda umum dari kelelahan emosional. Jika sudah merasa terputus dari emosi sendiri, mungkin sudah waktunya untuk memeriksa diri.

3. Mudah marah

Ketika seseorang terkuras secara emosional, bahkan ketidaknyamanan terkecil pun dapat terasa tak tertahankan. Penundaan kecil, komentar yang sedikit tidak masuk akal, atau perubahan rencana dapat memicu reaksi amarah.

Hal ini terjadi karena kelelahan emosional mengurangi kemampuan kita untuk mengatur emosi. Korteks prefrontal, yakni bagian otak yang bertanggung jawab atas pemikiran rasional menjadi kurang aktif ketika kita kewalahan.

Sementara itu, amigdala yang memproses stres dan ketakutan, menjadi lebih reaktif. Ketidakseimbangan ini membuat orang lebih sensitif terhadap stresor yang biasanya mereka abaikan.

4. Kesulitan dalam membuat keputusan

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore