
Ilustrasi tips komunikasi efektif dengan anak usia sekolah (Lifestylememory/freepik.com)
JawaPos.com - Berkomunikasi dengan anak adalah bagian dari rutinitas sehari-hari yang umumnya kita lakukan, namun sebagai orang tua, kita sering kali terlalu sibuk dan cenderung menjaga percakapan tetap singkat supaya bisa melanjutkan aktivitas lain.
Walaupun percakapan ringan penting pada kehidupan sehari-hari, ada kalanya anakmu membutuhkan perhatian lebih, di mana mereka ingin kamu benar-benar mendengarkan dan memahami apa yang tengah mereka rasakan.
Anakmu mungkin tidak mengungkapkannya secara langsung, tetapi mereka membutuhkanmu untuk sesekali menyelami dunia batin mereka dan mengetahui apa yang ada di pikiran serta perasaan mereka. Kondisi ini tidak hanya akan membantu anak lebih memahami emosinya, tetapi juga memperkuat ikatan antara kalian berdua.
Anakmu secara intuitif akan merasakan bahwa dirimu lebih memahami mereka sebab kamu meluangkan waktu dan perhatian untuk benar-benar peduli. Dilansir dari Mental Health, berikut beberapa tips komunikasi efektif dengan anak usia sekolah yang dapat secara mudah.
1. Perhatikan emosinya
Saat anakmu menampakkan emosi yang jelas melalui kata-kata atau bahasa tubuh, penting untuk memberi perhatian pada perasaan tersebut. Sering kali, memberi pengamatan atau mengulang apa yang mereka ungkapkan bisa sangat bermanfaat. Kondisi ini mengirimkan pesan bahwa kamu menghargai dan memahami perasaan mereka.
Misalnya, kamu mengatakan, "Kamu kesal sebab Mama tidak mengizinkanmu bermain di luar setelah gelap?" Dengan cara ini, anakmu dapat mengonfirmasi atau menyatakan lebih lanjut apa yang mereka rasakan dan biasanya akan membuka ruang untuk percakapan lebih lanjut.
2. Akui perasaan anakmu
Empati merupakan salah satu respons yang paling kuat dan menenangkan yang mampu kita berikan, terutama kepada anak-anak. Dengan mengakui perasaan mereka, kita memberikan validasi terhadap apa yang dirasakan, termasuk perasaan yang sering kita anggap sebagai negatif seperti kemarahan, frustrasi, atau kekecewaan.
Terkadang yang dibutuhkan anak hanya pengakuan terhadap perasaan mereka supaya mereka dapat mulai mengatasi masalah yang ada. Dengan memvalidasi emosi anak, kamu tidak hanya membuat mereka lebih peka terhadap perasaan tersebut, tetapi juga memberi izin bagi mereka merasakan dan mengungkapkannya dengan bebas kepada orang lain.
3. Tunda koreksi dan kumpulkan lebih banyak informasi
Ketika anakmu membantah, usahakan untuk tidak terburu-buru mengoreksi mereka, meski kamu merasa mereka salah. Luangkan waktu guna mendengarkan mereka terlebih dahulu. Bahkan lebih baik lagi apabila kamu mengajukan pertanyaan lanjutan agar memahami lebih dalam mengapa mereka melihat situasi tersebut seperti itu.
Pendekatan ini tidak hanya mengakui perasaan anak, namun juga mendorong mereka untuk berbicara lebih terbuka. Kamu akan lebih mudah memperoleh kerja sama jika kamu menunjukkan kesiapan untuk mendengarkan kekhawatiran mereka, daripada langsung memberikan koreksi.
4. Coba melihat situasi dari sudut pandang anakmu
Cobalah melihat situasi dari sudut pandang anakmu sebelum bereaksi. Kita biasanya berharap anak-anak kita mampu memahami cara berpikir orang dewasa, tanpa mempertimbangkan bagaimana mereka memandang atau merasakan situasi tersebut.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
