Ilustrasi seseorang yang berjuang melawan rasa tidak aman
JawaPos.com – Meskipun ada situasi sosial dan perilaku pribadi yang unik yang dapat mendorong orang untuk merasa lebih tidak aman atau tidak nyaman daripada biasanya, sering kali rasa tidak aman internal seseorang lebih mencerminkan diri mereka daripada orang lain.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa rasa tidak aman merupakan gejala dari masalah kesehatan mental, sementara yang lain menyebutkan pengalaman masa lalu, hubungan, dan perilaku sosial sebagai akar penyebabnya.
Dilansir dari laman YourTango berikut 5 perilaku seseorang yang merasakan tidak aman namun berusaha menyembunyikannya.
Banyak orang yang berjuang dengan harga diri rendah secara konsisten merasa cemas dan khawatir akan mengambil terlalu banyak ruang dalam percakapan yang menyebabkan mereka meminta maaf berlebihan kepada orang lain, bahkan ketika itu tidak perlu.
Mengingat mereka merasa tidak layak mendapatkan waktu atau perhatian orang lain, sekadar terlibat dalam percakapan dengan orang lain terasa mengecewakan, menyebabkan mereka meminta maaf karena berkomentar dan hadir.
Ditambah dengan beberapa tanda lain bahwa seseorang merasa tidak aman di dekat Anda tetapi mencoba menyembunyikannya, seseorang yang meminta maaf berkali-kali tanpa alasan mungkin kesulitan untuk merasa dihargai atau nyaman dalam percakapan.
Banyak orang yang tidak percaya diri tidak perlu mengatakan apa pun dalam percakapan untuk mengomunikasikan rasa tidak aman mereka kepada orang lain.
Karena mengalami harga diri yang rendah dan kegugupan, banyak orang yang tidak percaya diri membiarkan rasa tidak aman mereka menguasai tubuh mereka, menutup bahasa tubuh mereka, mengadopsi kebiasaan gelisah karena gugup, dan mempertahankan postur tubuh yang buruk yang memastikan mereka tidak merasa seperti mengambil terlalu banyak ruang.
Banyak orang yang tidak percaya diri tidak perlu mengatakan apa pun dalam percakapan untuk mengomunikasikan rasa tidak aman mereka kepada orang lain.
Karena mengalami harga diri yang rendah dan kegugupan, banyak orang yang tidak percaya diri membiarkan rasa tidak aman mereka menguasai tubuh mereka, menutup bahasa tubuh mereka, mengadopsi kebiasaan gelisah karena gugup, dan mempertahankan postur tubuh yang buruk yang memastikan mereka tidak merasa seperti mengambil terlalu banyak ruang.
Hubungan internal yang tidak aman sering kali mendorong orang untuk mencari kepastian, kenyamanan, dan validasi pada orang lain, karena mereka sendiri tidak mampu mengatasi ketidaknyamanan tersebut.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
