Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 Mei 2026 | 04.13 WIB

Jika Anda Melakukan 10 Hal Ini Secara Otomatis, Anda Mungkin Telah Menyadari Sejak Awal Bahwa Anda Tidak Memiliki Siapa Pun untuk Diandalkan Menurut Psikologi

seseorang yang tidak memiliki siapapun untuk diandalkan / foto: Magnific/stockking - Image

seseorang yang tidak memiliki siapapun untuk diandalkan / foto: Magnific/stockking

JawaPos.com - Ada orang-orang yang tumbuh dengan keyakinan bahwa dunia adalah tempat yang aman. Mereka belajar sejak kecil bahwa ketika hidup terasa berat, akan ada seseorang yang mendengar, membantu, atau sekadar berkata, “Aku ada di sini.” Namun tidak semua orang memiliki pengalaman itu.

Sebagian orang justru tumbuh dengan kebiasaan untuk mengandalkan diri sendiri dalam segala situasi. Mereka tidak meminta bantuan. Tidak mudah percaya kepada orang lain. Selalu bersiap menghadapi kemungkinan terburuk. Dan yang paling menarik, banyak dari kebiasaan itu muncul secara otomatis, seolah tubuh dan pikiran sudah terlatih sejak lama.

Dalam psikologi, pola seperti ini sering dikaitkan dengan pengalaman emosional masa kecil, pola attachment, hingga pengalaman berulang ketika kebutuhan emosional seseorang tidak benar-benar terpenuhi. Akibatnya, seseorang belajar satu hal penting sejak dini: “Aku harus bisa sendiri.”

Masalahnya, ketika pola itu berlangsung terlalu lama, seseorang bisa kehilangan kemampuan untuk merasa aman bersama orang lain. Mereka tampak kuat, mandiri, bahkan sangat dewasa. Padahal di balik itu, ada kelelahan emosional karena terlalu lama merasa tidak memiliki tempat bersandar.

Dilansir dari Expert Editor pada Rabu (20/5), terdapat 10 hal yang sering dilakukan secara otomatis oleh orang-orang yang sejak awal sadar bahwa mereka tidak benar-benar memiliki siapa pun untuk diandalkan.

1. Anda Sulit Meminta Bantuan Bahkan Ketika Sangat Membutuhkannya

Banyak orang berpikir meminta bantuan adalah hal normal. Namun bagi sebagian orang, meminta bantuan justru terasa menakutkan.

Mereka lebih memilih kelelahan sendirian daripada harus merasa merepotkan orang lain. Bahkan ketika situasi sudah terlalu berat, mereka tetap berkata, “Aku bisa sendiri.”

Menurut psikologi, ini sering muncul karena pengalaman masa lalu ketika kebutuhan mereka diabaikan, diremehkan, atau malah dianggap sebagai beban. Lama-kelamaan, otak belajar bahwa berharap kepada orang lain hanya akan berakhir dengan kekecewaan.

Akhirnya, mereka mengembangkan kemandirian ekstrem. Di luar terlihat kuat, tetapi sebenarnya mereka sudah terlalu terbiasa menghadapi semuanya tanpa dukungan emosional.

2. Anda Selalu Menyiapkan “Rencana Cadangan” untuk Segalanya

Orang yang terbiasa tidak memiliki tempat bergantung jarang merasa benar-benar aman. Karena itu, mereka selalu mempersiapkan kemungkinan terburuk.

Mereka memiliki tabungan darurat berlebihan, sulit mempercayai janji orang lain, dan selalu memikirkan apa yang harus dilakukan jika semuanya gagal.

Ini bukan sekadar sikap hati-hati. Dalam banyak kasus, ini adalah bentuk mekanisme perlindungan psikologis.

Mereka belajar bahwa jika seseorang tiba-tiba pergi, mengecewakan, atau tidak hadir saat dibutuhkan, mereka harus tetap mampu bertahan sendiri.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore