Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 23 Februari 2025 | 08.53 WIB

Orang yang Menyesal Tidak Mengikuti Passion di Masa Muda Cenderung Punya 8 Ciri-ciri Ini, Tanpa Disadari

Ilustrasi wanita yang menyesali hidupnya.(Freepik). - Image

Ilustrasi wanita yang menyesali hidupnya.(Freepik).

JawaPos.com - Setiap orang pernah menghadapi persimpangan hidup, di mana mereka harus memilih antara mengejar passion atau mengambil jalan yang lebih aman dan realistis.

Namun, tidak semua orang berani mengambil risiko demi mengejar impian mereka. Seiring berjalannya waktu, banyak dari mereka yang mulai merasa menyesal karena tidak mengikuti passion mereka di masa muda.

Perasaan ini tidak selalu terlihat secara langsung, tetapi sering kali tercermin dalam kebiasaan dan perilaku sehari-hari.

Artikel ini akan mengungkap beberapa ciri khas yang sering dimiliki oleh orang-orang yang diam-diam menyesali pilihan hidup mereka.

Dilansir dari laman Baseline pada Sabtu (22/2), berikut merupakan 8 ciri-ciri yang dimiliki oleh orang yang menyesal tidak mengikuti passion mereka di masa muda.

1. Merindukan Jalan yang Tidak Dipilih

Orang yang menyesal karena tidak mengikuti passion mereka di masa muda sering kali merasa ada sesuatu yang kurang dalam hidup mereka.

Mereka terus memikirkan keputusan yang telah diambil di masa lalu dan bertanya-tanya bagaimana hidup mereka akan berbeda jika mereka memilih jalan lain.

Setiap kali melihat orang lain sukses dalam bidang yang mereka impikan, mereka merasa sedih dan bertanya, "Seandainya aku dulu mengambil kesempatan itu, apakah hidupku akan lebih baik?"

Perasaan ini bisa muncul dalam bentuk nostalgia yang kuat, ketidakpuasan dengan pekerjaan mereka saat ini, atau bahkan rasa iri terhadap orang-orang yang berhasil mengejar passion mereka.

2. Terjebak dalam Nostalgia

Orang-orang seperti ini sering menghabiskan waktu untuk mengingat kembali masa-masa ketika mereka masih memiliki harapan besar untuk mengejar impian mereka.

Misalnya, seseorang yang dulu ingin menjadi musisi tetapi memilih jalur karier yang lebih aman mungkin sering mendengarkan lagu-lagu yang pernah mereka mainkan atau menonton konser dan berpikir, "Dulu aku juga ingin ada di panggung itu."

Mereka lebih fokus pada kenangan lama daripada benar-benar menjalani hidup di masa sekarang.

Mereka tidak hanya mengingat masa lalu, tetapi juga merasa seakan-akan hidup di dalamnya, seolah-olah masa lalu adalah satu-satunya tempat di mana mereka benar-benar merasa bahagia.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore