
Ilustrasi Kebiasaan yang Membuat Orang Kesepian dan Tidak Bahagia di Usia 70-an (freepik)
JawaPos.com - Tidak ada yang berencana untuk menjadi kesepian dan tidak bahagia di usia 70-an, tetapi bagi sebagian orang, hal itu tetap terjadi.
Kenyataannya, kebiasaan dan perilaku yang kita bangun sejak muda bisa menentukan kebahagiaan kita di masa tua—terkadang tanpa kita sadari.
Beberapa orang tanpa sadar menjauhkan diri dari orang lain atau membuat keputusan yang akhirnya menyebabkan mereka merasa terisolasi. Namun, kabar baiknya adalah, setelah mengenali pola-pola ini, kita bisa mengubahnya sebelum terlambat.
Dilansir dari laman Geediting, Rabu (19/02), berikut adalah 8 kebiasaan umum yang menyebabkan seseorang menjadi kesepian dan tidak bahagia di usia lanjut:
1) Berhenti Berusaha Menjalin Pertemanan
Banyak orang menganggap bahwa pertemanan akan selalu ada, tetapi kenyataannya, hubungan membutuhkan usaha agar tetap bertahan.
Orang yang akhirnya merasa kesepian di usia tua sering kali berhenti menghubungi teman terlebih dahulu, menganggap bahwa jika seseorang ingin berbicara, mereka akan menelepon lebih dulu. Lama-kelamaan, kebiasaan ini mengarah pada semakin sedikitnya undangan, percakapan, hingga akhirnya keterasingan.
2) Memelihara Dendam Terlalu Lama
Salah satu penyebab seseorang berakhir sendirian di usia tua adalah kebiasaan menyimpan dendam.
Mereka mempertahankan setiap pertengkaran kecil, perbedaan pendapat, dan kesalahpahaman seperti sesuatu yang sangat besar. Awalnya, orang-orang di sekitar mereka mungkin masih berusaha menjalin hubungan kembali, tetapi setelah bertahun-tahun menerima sikap dingin, mereka akhirnya menyerah.
Orang yang paling bahagia di usia tua adalah mereka yang bisa memaafkan dan melanjutkan hidup tanpa beban emosi negatif.
3) Enggan Mencoba Hal Baru
Saat usia bertambah, mudah sekali terjebak dalam rutinitas dan menghindari hal-hal yang asing.
Orang yang menolak mencoba hal baru berisiko merasa terisolasi dan kehilangan koneksi dengan dunia di sekitar mereka. Padahal, penelitian menunjukkan bahwa belajar keterampilan baru dan mencoba pengalaman baru dapat menjaga otak tetap tajam dan meningkatkan kesejahteraan emosional.
4) Terlalu Fokus pada Masa Lalu

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
