Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 20 Februari 2025 | 03.04 WIB

Trik Manipulator: 7 Hal yang Dilakukan Orang Narsistik untuk Membuat Anda Putus Asa dan Mengemis Validasi dari Mereka

Ilustrasi. (pexels.com) - Image

Ilustrasi. (pexels.com)

JawaPos.com - Orang narsistik adalah ahli dalam permainan psikologis. Mereka tahu persis bagaimana membuat Anda terjebak dalam lingkaran tanpa akhir, membuat Anda putus asa, mempertanyakan diri sendiri, dan akhirnya mengemis validasi dari mereka. 

Trik manipulator yang mereka gunakan sering kali begitu halus sehingga Anda bahkan tidak menyadari apa yang sedang terjadi. Mereka tidak mengendalikan dengan kekerasan fisik, namun mereka mengendalikan dengan taktik psikologis.

Dilansir dari laman Geediting.com pada Rabu (19/2), berikut adalah tujuh trik manipulator yang mereka gunakan untuk membuat Anda terperangkap.

1. Mereka Membombardir Anda dengan Cinta—Lalu Merampasnya

Pada awalnya, orang narsistik akan membuat Anda merasa seperti orang paling istimewa di dunia. Mereka akan menghujani Anda dengan perhatian, pujian, dan kasih sayang. Ini adalah fase love bombing. Ini strategi yang dirancang untuk membuat Anda terpikat.

Tapi begitu mereka yakin Anda sudah terlibat secara emosional, semuanya berubah. Pujian berhenti. Mereka menjadi dingin dan jauh, seolah-olah Anda tidak ada artinya. Anda mulai bertanya-tanya apa yang salah. Apa yang telah Anda lakukan? 

Mengapa mereka berubah? Dan di situlah jebakannya karena Anda akan mulai berusaha lebih keras untuk mendapatkan kembali perhatian mereka. Fenomena ini dijelaskan dalam penelitian psikolog B.F. Skinner tentang penguatan berkala, ketika hadiah (seperti cinta dan validasi) diberikan secara acak, orang menjadi semakin putus asa untuk mendapatkannya.

2. Mereka Membuat Anda Meragukan Diri Sendiri

Ini adalah salah satu trik manipulator paling berbahaya: gaslighting. Orang narsistik sangat ahli dalam memutarbalikkan realitas hingga Anda tidak lagi yakin dengan ingatan atau penilaian Anda sendiri.

Misalnya, mereka bisa saja berkata, “Kamu terlalu berlebihan, aku tidak pernah mengatakan itu.” Atau, “Kamu selalu mengarang-ngarang cerita.” Seiring waktu, Anda mulai mempertanyakan diri sendiri: Apakah aku memang salah? Apakah aku terlalu sensitif?

Psikolog Robin Stern, dalam bukunya The Gaslight Effect, menyebut gaslighting sebagai cara sistematis untuk mengikis realitas seseorang. Dan semakin lama Anda mengalaminya, semakin sulit untuk membedakan mana yang nyata dan mana yang telah dimanipulasi.

3. Mereka Memberi Anda Cukup Banyak untuk Membuat Anda Ketagihan

Orang narsistik tidak akan memperlakukan Anda dengan buruk sepanjang waktu. Mereka tahu persis kapan harus bersikap baik untuk membuat Anda tetap bertahan.

Tepat ketika Anda hampir menyerah, mereka tiba-tiba berubah menjadi versi terbaik mereka lagi. Mereka meminta maaf, berjanji akan berubah, mengingatkan Anda pada momen-momen indah yang pernah kalian lalui. Dan Anda pun mulai berpikir, mungkin kali ini berbeda.

Sayangnya, itu tidak akan pernah terjadi. Siklus ini selalu berulang: rasa sakit, kebingungan, lalu kehangatan yang cukup untuk membuat Anda tetap bertahan.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore